Bin Zayed International Jajaki Investasi Air Bersih Jakarta, PAM JAYA Tegaskan Kolaborasi untuk Percepatan Layanan 100 Persen

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak merupakan bagian dari strategi PAM JAYA dalam menjawab tantangan pelayanan air bersih di Jakarta. “Arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub sangat jelas, bahwa pemenuhan layanan dasar warga harus dilakukan secara serius, terukur, dan terbuka terhadap kolaborasi. PAM JAYA memiliki target besar untuk mencapai 100 persen cakupan layanan air minum di Jakarta. Karena itu, kami perlu membangun kerja sama dengan mitra-mitra yang memiliki kapasitas, pengalaman, teknologi, dan komitmen jangka panjang,” ujar Arief.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PAM JAYA terus memperkuat langkah strategis untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi warga Jakarta. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan Bin Zayed International, perusahaan internasional dengan portofolio bisnis luas di berbagai sektor strategis, mulai dari properti, energi, konstruksi, teknologi informasi, hingga pengembangan infrastruktur.

Kunjungan PAM JAYA ke Malaysia ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan pihak Bin Zayed International sebelumnya ke Balai Kota DKI Jakarta untuk bertemu dengan Gubernur Jakarta. Pertemuan tersebut membuka ruang komunikasi awal mengenai potensi kerja sama strategis, khususnya dalam mendukung pengembangan infrastruktur dasar dan layanan perkotaan di Jakarta.

Penjajakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dan PAM JAYA dalam mempercepat pemenuhan cakupan layanan air minum 100 persen di Jakarta. Sebagai tindak lanjut komunikasi yang telah dibangun, pada hari ini juga dilakukan penandatanganan Non-Disclosure Agreement atau NDA antara Bin Zayed International dan PAM JAYA. Penandatanganan NDA ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang pertukaran data, kajian teknis, serta pembahasan lebih rinci terkait potensi kerja sama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menyampaikan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak merupakan bagian dari strategi PAM JAYA dalam menjawab tantangan pelayanan air bersih di Jakarta. “Arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub sangat jelas, bahwa pemenuhan layanan dasar warga harus dilakukan secara serius, terukur, dan terbuka terhadap kolaborasi. PAM JAYA memiliki target besar untuk mencapai 100 persen cakupan layanan air minum di Jakarta. Karena itu, kami perlu membangun kerja sama dengan mitra-mitra yang memiliki kapasitas, pengalaman, teknologi, dan komitmen jangka panjang,” ujar Arief.

Baca Juga:  Polres Samosir Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri

Menurut Arief, tantangan PAM JAYA tidak hanya terletak pada perluasan cakupan layanan, tetapi juga pada upaya menekan tingkat Non-Revenue Water atau NRW. Tantangan tersebut semakin kompleks karena Jakarta merupakan kota padat dengan karakter infrastruktur bawah tanah yang sangat dinamis.

“Pengurangan NRW menjadi salah satu pekerjaan besar PAM JAYA. Di Jakarta, tantangannya tidak sederhana karena kepadatan bangunan, jaringan utilitas yang kompleks, dan kebutuhan layanan yang terus meningkat. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bin Zayed International, menjadi penting untuk melihat kemungkinan dukungan teknologi, investasi, dan pengalaman internasional yang relevan bagi Jakarta,” tambah Arief.

Selain berminat pada pengembangan SPAM, Bin Zayed International juga menyampaikan perhatian terhadap agenda pembangunan infrastruktur strategis Jakarta, termasuk potensi keterlibatan dalam pengembangan Giant Sea Wall. Ketertarikan ini sejalan dengan transformasi Jakarta sebagai kota global yang membutuhkan infrastruktur besar, tangguh, dan berkelanjutan.

PAM JAYA sendiri tidak hanya menjalin komunikasi dengan pihak Malaysia. Sebelumnya, PAM JAYA juga telah membuka komunikasi dengan sejumlah pihak dari negara lain, antara lain Turki dan Swiss, dalam rangka menjajaki peluang kerja sama, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi terkini yang dapat mendukung peningkatan operasional dan kualitas layanan air bersih di Jakarta.

“Penandatanganan NDA ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah pintu masuk untuk memastikan setiap proses kerja sama dilakukan secara profesional, akuntabel, dan berbasis kajian yang matang. PAM JAYA akan terus menjaga prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta kepentingan warga Jakarta sebagai prioritas utama,” tegas Arief.

Dengan penjajakan kerja sama ini, Pemprov DKI Jakarta dan PAM JAYA berharap dapat memperluas opsi kolaborasi strategis dalam penyediaan air bersih, penguatan infrastruktur perkotaan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi bagian dari langkah Jakarta membangun jejaring internasional menuju kota global yang berdaya saing, berketahanan, dan tetap berpihak pada kebutuhan dasar warganya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua
Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif
Potensi Profit dengan Pin Bar: Memanfaatkan Pola Candlestick
KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza
Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi
Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan
Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:29 WIB

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:45 WIB

Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:41 WIB

Potensi Profit dengan Pin Bar: Memanfaatkan Pola Candlestick

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:35 WIB

KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:55 WIB

Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat

Berita Terbaru