Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Tak Semanis Tahun Lalu

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap 22 Mei kembali menjadi momentum penting bagi komunitas kripto global, termasuk di Indonesia, untuk merefleksikan perjalanan adopsi aset digital dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol historis bagi Bitcoin, tetapi juga menegaskan bagaimana aset digital terus berkembang dari eksperimen komunitas menjadi bagian dari ekosistem keuangan dan perdagangan modern.

Bitcoin Pizza Day berawal dari transaksi pada 22 Mei 2010, ketika seorang developer asal Florida, Laszlo Hanyecz, menawarkan 10.000 BTC di forum BitcoinTalk kepada siapa pun yang bersedia memesankan dua loyang pizza untuknya. Tawaran tersebut diterima oleh seorang pengguna dengan nama “jercos”, yang kemudian memesan pizza dari Papa John’s. Pada saat itu, nilai Bitcoin diperkirakan sekitar US$0,0041 per BTC, sehingga dua pizza tersebut setara dengan sekitar US$41.

Transaksi tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah Bitcoin karena untuk pertama kalinya BTC digunakan sebagai alat tukar untuk memperoleh barang nyata. Momen ini sekaligus membuktikan bahwa Bitcoin dapat bergerak melampaui ruang diskusi digital dan digunakan dalam aktivitas ekonomi riil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana,mengatakan bahwa Bitcoin Pizza Day menjadi pengingat bahwa nilai utama dari aset digital tidak hanya terletak pada pergerakan harga, tetapi juga pada utilitas, kepercayaan, dan adopsi yang terus berkembang.

“Bitcoin Pizza Day adalah simbol bagaimana sebuah teknologi baru dapat berkembang dari komunitas kecil menjadi gerakan global. Transaksi dua pizza pada 2010 mungkin terlihat sederhana, tetapi momen tersebut membuka jalan bagi Bitcoin untuk dipahami sebagai aset digital yang dapat digunakan, diverifikasi, dan dipertukarkan secara langsung. DiTokocrypto, kami melihat peringatan ini sebagai momentum untuk terus mendorong literasi, adopsi yang bertanggung jawab, serta pemahaman yang lebih luas mengenai manfaat aset digital dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Calvin.

Harga Bitcoin Turun dari Tahun Lalu

Calvin menilai perayaan Bitcoin Pizza Day tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada peringatan sebelumnya Bitcoin berada di atas kisaran US$111.000, tahun ini Bitcoin bergerak lebih rendah di kisaran US$77.000 hingga US$78.000.

Berdasarkan data pasarTokocrypto, Bitcoin sempat menembus level US$78.000, tetapi gagal mempertahankan posisi tersebut dan kembali bergerak di sekitar US$77.000. Data juga menunjukkan Bitcoin berada di sekitar US$77.546 pada 22 Mei 2026, lebih rendah dibandingkan posisi setahun sebelumnya yang berada di sekitar US$109.665.

Menurut Calvin, kondisi tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin Pizza Day bukan hanya momentum perayaan, tetapi juga ruang refleksi bagi pelaku pasar untuk memahami dinamika aset digital secara lebih matang. Pergerakan harga Bitcoin yang masih fluktuatif menegaskan pentingnya literasi, manajemen risiko, dan pemahaman fundamental sebelum masyarakat mengambil keputusan dalam berinvestasi maupun menggunakan aset digital.

Baca Juga:  Tips Membeli Rumah Baru agar Lebih Siap Secara Finansial

“Perayaan tahun ini memberi pesan yang lebih kuat bagi industri. Di satu sisi, kita merayakan sejarah adopsi Bitcoin dalam transaksi nyata. Namun di sisi lain, kita juga diingatkan bahwa pasar aset digital tetap bergerak dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari sentimen makroekonomi, arus dana institusional, hingga kondisi geopolitik global. Karena itu, adopsi kripto harus selalu dibarengi dengan edukasi, pemahaman risiko, dan perspektif jangka panjang,” tambah Calvin.

Bitcoin Mulai Dapat Nilai di Masyarakat

Pergerakan Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir masih dipengaruhi sentimen pasar global, termasuk tekanan setelah gagal mempertahankan level US$78.000 dan kembali bergerak di kisaran US$77.000. Arus keluar ETF Bitcoin spot serta sikap investor yang lebih berhati-hati juga turut memengaruhi dinamika pasar.

Meski demikian, Calvin menegaskan bahwa esensi Bitcoin Pizza Day tidak berubah. Menurutnya, momen ini bukan sekadar tentang 10.000 BTC yang digunakan untuk membeli dua pizza, melainkan tentang bagaimana aset digital mulai mendapatkan nilai melalui penggunaan nyata.

“Pelajaran dari Bitcoin Pizza Day bukan hanya soal harga Bitcoin hari ini. Momen ini menunjukkan bahwa teknologi akan bernilai ketika dapat digunakan dan dipercaya masyarakat. Hanyecz tidak membuat kesalahan, ia justru menjadi bagian dari sejarah yang membentuk pasar Bitcoin seperti sekarang,” jelas Calvin.

Kini, 16 tahun setelah transaksi bersejarah tersebut, Bitcoin Pizza Day diperingati komunitas kripto global melalui kegiatan edukatif, diskusi, hingga acara bertema pizza. Tokocrypto memandang momentum ini sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi aset digital, agar masyarakat memahami fungsi, risiko, dan peluang kripto secara lebih bertanggung jawab.

About Tokocrypto

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang didirikan pada tahun 2018 dan telah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto.

Tokocrypto menghadirkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 5 juta pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi:www.tokocrypto.com.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Apresiasi Masyarakat Taat Pajak, Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026
Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo
Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?
PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo
Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global
India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi
Ramai Video Susu Impor China di Menu MBG, Berikut Fakta Produknya
Viral Dianggap “Susu MBG”, Ini Komposisi dan Kandungan OPao yang Perlu Diketahui

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Apresiasi Masyarakat Taat Pajak, Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14 WIB

Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:21 WIB

Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:39 WIB

Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIB

India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi

Berita Terbaru