Bittime Ingatkan Pentingnya Literasi di Tengah Gejolak Ekonomi Global dan Dampaknya Terhadap Kondisi Aset Kripto

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar aset kripto, khususnya Bitcoin ($BTC), terpantau bergerak stabil di kisaran harga $89.000 setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan pada awal pekan ini. Meski dalam kondisi stabil, Bittime, platform pertukaran aset kripto yang resmi dan diawasi di Indonesia kembali tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.

Sebelumnya, kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap waspada para investor yang saat ini tengah mencermati dinamika politik global, terutama setelah munculnya pernyataan mengejutkan dari Amerika Serikat.

Gejolak ketidakpastian ini muncul akibat adanya ancaman pengenaan pajak impor atau tarif baru yang dilontarkan oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap 8 negara di kawasan Eropa sebagai bagian dari “tawarannya” terhadap rencana akuisisi wilayah Greenland.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto di tanah air menembus angka Rp482,23 triliun dengan jumlah investor yang terus merangkak naik hingga mencapai 19,56 juta orang pada akhir tahun 2025.

Tren secara keseluruhan menunjukkan bahwa minat masyarakat domestik terhadap aset kripto yang kuat dan terus bertumbuh, di luar dari gejolak kondisi ekonomi yang terjadi sepanjang setahun terakhir.

Menanggapi fenomena dan antusiasme ini,  Bittime menekankan bahwa pemahaman mendalam atau literasi investasi aset kripto menjadi kunci utama bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan agar masyarakat Indonesia khususnya para investor tidak terjebak dalam sentimen berita sesaat.

Lebih lanjut, penting untuk menentukkan arah langkah dan strategi investasi berkelanjutan berdasarkan tingkat risiko masing-masing investor. Bagi investor dengan tingkat risiko yang lebih rendah dengan visi investasi jangka panjang, investasi aset kripto dengan strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) dan staking dapat menjadi pilihan.

Baca Juga:  Shimamo

Strategi DCA berarti, investor dapat secara rutin membeli aset dalam jumlah yang tetap, guna mengurangi dampak volatilitas pasar dan mendapatkan harga rata-rata pembelian. Sehingga, ketika kondisi pasar membaik, portofolio yang telah terbangun dari hasil akumulasi ini dapat berpotensi memberikan keuntungan yang lebih optimal.

Selaras dengan ini, Bittime menghadirkan kampanye PayDay GainDay.  Program ini bertujuan memanfaatkan periode gajian atau upah bulanan para pekerja untuk disisihkan pada investasi. Ini ditujukan guna mendorong minat para investor muda untuk secara disiplin mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan pada alternatif investasi, seperti aset kripto.

Melalui program ini, Bittime tidak hanya memfasilitasi adopsi aset kripto yang berkelanjutan tetapi juga secara efektif mengedukasi masyarakat mengenai disiplin investasi.

Namun, tentu seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:51 WIB

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:16 WIB

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Berita Terbaru