Build With AI 2026 Event Vibe Coding Kolaborasi GDG Makassar dan Telkom AI Center Siapkan Talenta Masa Depan

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar 22 Juni 2026 – GDG Makassar membekali 105 peserta dengan pengalaman langsung mulai dari vibe design, vibe coding hingga inferensi model AI skala enterprise di Telkom AI Center Makassar.

Google Developer Group (GDG) Makassar bersama Telkom AI Center Makassar sukses menyelenggarakan rangkaian “Build with AI 2026 Hands-On Workshop” yang dihadiri oleh 105 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, guru, serta praktisi IT dari berbagai instansi pada 31 Mei 2026 di Telkom AI Center of Excellence Makassar. Kegiatan ini mengedepankan pengembangan aplikasi mobiledan web developmentmelalui vibe design dan vibe coding.Dalam workshop ini, peserta diajak mengeksplorasi potensi terbesar dari Stitch, Gemini 3.5, AntiGravity 2.0 dan Google AI Studio untuk mempercepat proses pengembangan produk.

Build With AI 2026 menghadirkan berbagai narasumber yang expertdi bidang Kotlin Multi Platform, Cross-Platform app development, Machine Learning, Deep Learning dan Web Development dimulai dari coursepertama “From Vibe Design to a Launch-Ready Website with Stitch + Google AI Studio” yang dibawakan oleh Hasbullah Dedat Hasbala Mathar. Courseini memperkenalkan peserta  pada proses transformasi desain menjadi kode website yang berfungsi penuh dan siap diluncurkan secara instan menggunakan integrasi Stitch dan ekosistem Google AI Studio. Sesi fundamental lainnya turut dibawakan oleh Agung Gunawan dengan topik “How to Start Your Developer Journey with Antigravity”, di mana para peserta diberikan wawasan strategis mengenai fondasi awal membangun karir sebagai developer menggunakan framework Antigravity.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mengeksplorasi kapabilitas dari Kotlin Multi Platform bersama Muh Isfhani Ghiath dalam materi “Vibe Your Android App into KMP: Zero Code, Two Platforms”. Sesi ini memberikan pemahaman praktis mengenai efisiensi pengembangan aplikasi mobile, di mana peserta ditantang untuk menerapkan kapabilitas Kotlin Multiplatform (KMP) guna menargetkan berbagai platform sekaligus tanpa hambatan. Rangkaian workshop kemudian mencapai puncaknya melalui pemaparan dari Joan Santoso bertajuk “Run Inference of Gemma 4 Model on Cloud Run with RTX 6000 Pro GPU with vLLM”, yang mendemonstrasikan keandalan infrastruktur komputasi Cloud dalam menjalankan model AI berskala enterprise.

Penguatan kompetensi dalam ekosistem AI ini dinilai semakin krusial mengingat lonjakan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kalangan pengembang global. Berdasarkan proyeksi dari lembaga riset teknologi Gartner, diperkirakan sebanyak 75% software engineer akan menggunakan asisten pemrograman berbasis AI pada tahun 2028 guna mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak. Merespons urgensi tersebut, Telkom turut berkomitmen untuk terus memberdayakan komunitas pengembang dari berbagai tingkatan agar mampu meramu ide-ide inovatif menjadi solusi nyata yang responsif, dapat diterapkan secara langsung (deployable), dan memiliki skalabilitas tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan ialah mendukung penuh kegiatan pengembangan kapasitas talenta AI, salah satunya dengan menyediakan infrastruktur serta ruang kolaborasi yang nyaman, memastikan setiap talenta digital di kegiatan Build with AI 2026 memiliki dukungan teknis yang diperlukan untuk menghadirkan solusi AI yang siap pakai di level industri.

Baca Juga:  Menteri PUPR sebut Gubsu buat kebijakan pro rakyat & pertama kali di indonesia

Salah satu peserta acara, Shaquille Rashaun Sahl Tamrin, mahasiswa Teknik Komputer Universitas Negeri Makassar, menilai bahwa pendekatan peer-to-peerdalam kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif. “Sesi workshoppraktis yang dipandu oleh Joan Santoso memperluas pemahaman mengenai variasi model Gemma, termasuk MedGemma untuk sektor kesehatan serta CodeGemma yang mendukung vibe coding. Selain eksplorasi model, sesi tersebut mendemonstrasikan teknis pengoperasian Gemma 4 di ekosistem Google Cloud menggunakan vLLM yang diakselerasi oleh GPU RTX 6000 Pro.” ujarnya.

Fordyta Abubakar, sebagai lead organizer GDG Makassar juga mengungkapkan harapan, “Harapan terbesar saya, kolaborasi antara para expertdeveloper, dan mahasiswa di Makassar tidak berhenti di acara ini. Kami akan terus mendukung ekosistem AI lokal agar lebih inklusif, aktif berbagi, dan bersama-sama membangun masa depan teknologi, khususnya di Makassar.” ujarnya.

Melalui Build with AI 2026, GDG Makassar dan Telkom AI Center Makassar berhasil menghadirkan ruang belajar AI yang lebih terbuka, kolaboratif, dan mudah diakses oleh berbagai kalangan. Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak talenta baru yang terdorong untuk mengeksplorasi teknologi AI, melahirkan inovasi yang bermanfaat, serta membangun kesiapan menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. AI Connect menghadirkan program pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital di Indonesia. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia, dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah
Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya
Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938
Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan
Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:32 WIB

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Berita Terbaru