Direktur Utama KAI bersama Menhub RI Cek Kesiapan Angkutan Nataru di Semarang Tawang dan Jalur KA Wilayah Daop 4 Semarang

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) melakukan serangkaian peninjauan di wilayah operasional KAI Daop 4 Semarang pada Minggu (14/12).

Manager Humas KAI Daop4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kegiatan diawali dengan peninjauan Stasiun Semarang Tawang, yang mencakup progres beautifikasi stasiun dan kesiapan fasilitas pelayanan penumpang maupun SDM operasional.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan Stasiun Semarang Tawang sebagai salah satu stasiun utama di Jawa Tengah siap melayani peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Nataru,” kata Luqman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai peninjauan stasiun, Menteri Perhubungan bersama Direktur Utama KAI melanjutkan inspeksi lintas jalur kereta api menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS) dari Stasiun Semarang Tawang menuju wilayah Grobogan. Inspeksi ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi prasarana perkeretaapian sekaligus memastikan langkah mitigasi di sejumlah daerah pantauan khusus (Dapsus) berjalan optimal.

Baca Juga:  PT PP Tuntaskan 89,8% Progres Bendungan Way Apu, Harapan Baru Maluku

Adapun lokasi yang menjadi fokus pengecekan meliputi KM 32+4/7 petak jalan Gubug – Karangjati, Jembatan BH 46 KM 21+9/0 petak jalan Brumbung – Tegowanu, serta Jembatan BH 59 KM 27+9/0 petak jalan Tegowanu – Gubug, yang merupakan titik-titik dengan potensi gangguan prasarana.

Luqman mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi kuat antara KAI sebagai operator dan Kementerian Perhubungan sebagai regulator dalam memastikan kesiapan layanan kereta api selama masa angkutan Nataru.

“Peninjauan ini tidak hanya mencakup kesiapan prasarana lintas dan daerah pantauan khusus, tetapi juga kesiapan stasiun dari sisi pelayanan dan kenyamanan pelanggan. Seluruhnya menjadi satu kesatuan dalam memastikan Angkutan Nataru berjalan,” ujar Luqman.

Luqman berharap kesiapan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan stasiun, serta dukungan sumber daya manusia yang siaga, KAI Daop 4 Semarang optimistis Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan optimal bagi seluruh pelanggan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:51 WIB

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:16 WIB

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Berita Terbaru