Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu yang menjadi perhatian adalah rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7 Juli mendatang.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI Ravindra Airlangga mengatakan kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dubes India saat pertemuan berlangsung.

“Kita menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia, Bapak Sandeep,” kata Ravindra usai pertemuan.

Menurut dia, pihak India membawa kabar positif terkait hubungan bilateral kedua negara.

“Beliau menyampaikan berita baik bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, akan hadir di Indonesia,” ujarnya.

Ravindra menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Republik India di New Delhi pada Januari 2025.

“Sebagai kunjungan balasan atas kunjungan Pak Prabowo di Januari 2025,” katanya.

Kerja Sama Strategis Jadi Agenda Utama

Selain membahas kunjungan Modi, kedua pihak juga mendiskusikan sejumlah sektor yang selama ini menjadi fokus hubungan Indonesia dan India.

Ravindra mengatakan India menunjukkan ketertarikan terhadap kerja sama di bidang kebudayaan, termasuk pelestarian situs bersejarah di Indonesia.

“Mereka ingin melihat cultural heritageseperti Candi Prambanan,” ujarnya.

Tak hanya itu, peluang kerja sama di bidang konservasi dan revitalisasi juga turut dibahas.

“Mereka ingin membantu untuk revitalisasi misalnya,” katanya.

Pembahasan juga mencakup sejumlah sektor strategis lain yang selama ini telah menjadi agenda bersama kedua negara.

Baca Juga:  BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 Perkuat Sinergi dengan Hotel Travelio Bekasi

“Kemudian kerja sama-kerja sama yang sebelumnya telah dibahas di bidang ekonomi, bidang energi, dan bidang maritim,” kata Ravindra.

Koridor Andaman–Aceh Masuk Pembahasan

Pengembangan konektivitas maritim antara Kepulauan Andaman dan Nikobar dengan Aceh turut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Sebagai contoh sedikit bagaimana pengembangan strategis koridor antara Andaman, Nicobar dan Aceh,” ujar Ravindra.

Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki posisi yang sangat strategis karena berada di dekat Selat Malaka, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

“Karena itu merupakan shipping laneyang dekat dengan Malacca Strait,” katanya.

Menurutnya, penguatan konektivitas maritim dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi kedua negara.

“Bagaimana pengembangan koridor maritim tersebut untuk mendorong pertumbuhan pendapatan bilateral misalnya,” lanjutnya.

Modi Dijadwalkan Berpidato di Parlemen

Rangkaian kunjungan Narendra Modi nantinya diperkirakan tidak hanya mencakup agenda bersama pemerintah Indonesia, tetapi juga kegiatan di lingkungan parlemen.

“Kunjungan ini akan dilaksanakan pada eksekutif pertama-tama, kemudian akan dilanjutkan dengan sesi pidato di parlemen bersama anggota DPR, DPD, dan juga komunitas hubungan internasional,” kata Ravindra.

Jika terlaksana, kunjungan Narendra Modi akan menjadi salah satu agenda diplomatik paling penting dalam hubungan Indonesia dan India dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperkuat kerja sama ekonomi dan maritim, kunjungan tersebut juga diharapkan membuka babak baru kemitraan strategis antara dua negara demokrasi terbesar di Asia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah
Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya
Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938
Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan
Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:32 WIB

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Berita Terbaru