Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Smart Salary bersama KitaLulus menggelar HR Leader Gathering pada 29 Januari 2026 di BART, Artotel Thamrin, Jakarta, sebagai forum diskusi tertutup bagi para HR leaders lintas industri. Kegiatan ini membahas tantangan nyata HR di tengah target bisnis 2026 yang semakin agresif, khususnya terkait kompleksitas operasional HR dan payroll yang kian menyita waktu dan peran strategis HR. Melalui sesi diskusi dan sharing pengalaman, acara ini bertujuan mendorong pertukaran insight praktis serta membuka peluang kolaborasi untuk memperkuat kesiapan HR menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

JAKARTA, 29 Januari 2026 — Di tengah tekanan target bisnis yang semakin agresif pada tahun 2026, fungsi Human Resources (HR) menghadapi tantangan krusial: menjaga efisiensi operasional tanpa mengorbankan peran strategisnya sebagai mitra pertumbuhan bisnis. Isu fundamental ini menjadi topik utama dalam HR Leader Gathering yang diselenggarakan oleh KitaLulus dan Smart Salary, Kamis (29/1), bertempat di BART, Artotel Thamrin, Jakarta.

Acara yang dikemas dalam format exclusive networking dinner ini mempertemukan para pemimpin HR dari lintas industri untuk membedah realita kerja HR saat ini. Diskusi mencakup tekanan operasional harian, kompleksitas pengelolaan payroll, hingga tuntutan bagi HR untuk berkontribusi langsung pada profitabilitas dan stabilitas perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sesi diskusi, Kamila Fakhra Fahima, HR Manager KitaLulus, menyoroti fenomena perubahan peran HR di tahun 2026. Ia menekankan bahwa efektivitas strategi HR seringkali terhambat oleh beban administratif yang belum terdigitalisasi dengan baik.

“Ketika target bisnis meningkat, organisasi membutuhkan sistem HR yang mampu bergerak secepat bisnisnya. Pendekatan berbasis data dan otomatisasi bukan lagi pilihan tambahan, tetapi fondasi agar HR tetap relevan dan berkelanjutan.” ujar Kamila.

Baca Juga:  Darurat Erupsi Semeru: Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan dan Jembatan

Senada dengan hal tersebut, Randi Oxtalidon, Head of Implementation & Compensation Benefit Smart Salary, memaparkan bahwa pilar fundamental seperti payroll dan kepatuhan operasional adalah area paling sensitif. Kesalahan di area ini tidak hanya mengganggu arus kas, tetapi juga merusak kepercayaan karyawan secara instan.

“Di lapangan, kami melihat tantangan HR justru muncul setelah karyawan bergabung. Payroll dikejar deadline, data tersebar di banyak file, dan HR sering menjadi tempat komplain pertama. Tantangan ini bukan tanda HR kurang kompeten, tapi tanda organisasi sudah berkembang dan prosesnya makin kompleks,” jelas Randi.

Forum ini menjadi ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman nyata mengenai transisi dari paradigma HR administratif menuju HR yang berbasis data dan strategis. Para praktisi yang hadir sepakat bahwa kolaborasi dan penggunaan teknologi yang tepat menjadi solusi dalam menghadapi dinamika pasar tenaga kerja Indonesia yang terus berubah.

Melalui inisiatif ini, Smart Salary juga menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra industri, komunitas, dan organisasi. Tujuannya adalah membangun ekosistem di mana para pemimpin HR dapat saling bertukar wawasan praktis guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

Tentang Smart Salary

Smart Salary adalah penyedia solusi pengelolaan SDM dan payroll terintegrasi yang berfokus pada efisiensi operasional dan akurasi data untuk membantu perusahaan di Indonesia tumbuh lebih cepat.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi
Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global
KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset
Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara
Anggota DPR RI Komisi VI Kunjungi Loko Cafe Gambir, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Awal Bersama KAI Services
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi

Senin, 9 Februari 2026 - 17:43 WIB

Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Februari 2026 - 14:49 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset

Senin, 9 Februari 2026 - 14:48 WIB

Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

Senin, 9 Februari 2026 - 06:35 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Berita Terbaru