Hadiri Forum OKI, Menteri Pekerjaan Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Anggota Negara

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan para mitra internasional dan sejumlah menteri dari negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Pertemuan ini digelar di sela-sela kehadirannya dalam The 5th Islamic Conference of Ministers Responsible for Water di Jeddah, Arab Saudi, pada 21–22 Oktober 2025.

Langkah diplomasi bilateral ini dimanfaatkan Menteri Dody untuk memperkuat kerja sama teknis serta menjajaki peluang pembiayaan inovatif di sektor Sumber Daya Air.

Kementerian PU, menurut Dody, membuka peluang seluasnya bagi investasi luar di sektor infrastruktur air. Hal ini didorong oleh kenyataan terbatasnya kemampuan pendanaan pemerintah untuk membiayai seluruh proyek infrastruktur air yang dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan air dan iklim,” jelas Menteri Dody di Jeddah.

Adapun Konferensi Menteri OKI ke-5 yang dihadiri Menteri Dody mengusung tema “From Vision to Impact”. Forum ini mempertemukan para menteri negara anggota OKI serta lembaga internasional untuk memperkuat kerja sama di bidang Sumber Daya Air.

Dalam pidato utamanya di forum tersebut, Menteri Dody mengajak seluruh negara untuk memandang investasi di sektor air sebagai investasi yang merujuk pada martabat, stabilitas, dan perdamaian dunia.

“Setiap investasi di bidang air adalah investasi untuk martabat, stabilitas, dan perdamaian, ekonomi kepercayaan yang sesungguhnya. Air bukan hanya sumber daya, air adalah fondasi ketahanan pangan, transformasi energi, dan kehormatan manusia,” kata Menteri Dody di hadapan para Menteri OKI.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia tengah melaksanakan Visi Asta Cita. Dalam visi tersebut, pembangunan infrastruktur air menjadi prioritas utama sebagai landasan kedaulatan pangan dan energi nasional.

Baca Juga:  Alamp Aksi Geruduk Gedung Kejatisu Minta Usut Dugaan Korupsi Pada sejumlah Proyek Pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Asahan

Sebagai tindak lanjut konkret dari penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali pada Mei 2024 lalu, Menteri Dody menyampaikan bahwa Indonesia telah mendirikan Pusat Keunggulan untuk Ketahanan Air dan Iklim (Center of Excellence for Water and Climate Resilience).

Ia pun mengundang seluruh negara anggota OKI untuk berkolaborasi melalui platform tersebut guna memperkuat inovasi, penelitian, dan peningkatan kapasitas di sektor air.

“Kami mengundang semua negara untuk bergabung, bukan sebagai pengamat, melainkan sebagai mitra. Bersama-sama, kita ubah gagasan menjadi tindakan dan kolaborasi menjadi berkah bagi umat,” tutur Menteri Dody.

Dalam kesempatan itu, Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi atas peran Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Indonesia, tegasnya, siap mendukung penyelenggaraan World Water Forum ke-11 di Riyadh, Arab Saudi, pada tahun 2027 mendatang.

Kehadiran Menteri PU Dody Hanggodo dalam forum OKI di Jeddah ini menjadi agenda penting untuk menegaskan komitmen Indonesia sekaligus menggalang kerja sama praktis melalui serangkaian pertemuan bilateral dengan negara-negara anggota OKI.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Marianna Resort Tuktuk Samosir Pecahkan Rekor LEPRID Lewat “1001 Naniura”, Angkat Kuliner Batak ke Panggung Nasional
WhatsApp Business API Barantum Bantu Respon Pelanggan Lebih Cepat
WSBP bersama Mitra dan Pelanggan Kembali Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026 melalui Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability
P3SD Dusun 3A Desa Amplas Diduga Sengaja Tidak Distribusikan Ribuan C6 untuk Memenangkan Calon Kades Tertentu
Perjalanan Keluarga Jadi Lebih Nyaman, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%
Mengapa Sunscreen Bayi Perlu Perlindungan UVA dan UVB?
Dari Bandung ke Rusia, Polman Bandung Dorong Kolaborasi Global di Bidang Cybersecurity dengan Positive Technologies
ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:09 WIB

Marianna Resort Tuktuk Samosir Pecahkan Rekor LEPRID Lewat “1001 Naniura”, Angkat Kuliner Batak ke Panggung Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 04:33 WIB

WhatsApp Business API Barantum Bantu Respon Pelanggan Lebih Cepat

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:52 WIB

WSBP bersama Mitra dan Pelanggan Kembali Tanam 1.217 Pohon pada Kuartal I 2026 melalui Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:29 WIB

P3SD Dusun 3A Desa Amplas Diduga Sengaja Tidak Distribusikan Ribuan C6 untuk Memenangkan Calon Kades Tertentu

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:02 WIB

Perjalanan Keluarga Jadi Lebih Nyaman, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru dengan Bunga Mulai 3,97%

Berita Terbaru