India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah India menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam, tidak hanya karena berbagai hasil konkret yang dicapai, tetapi juga berkat sambutan hangat dan penghormatan kenegaraan yang diberikan oleh Indonesia sepanjang lawatan tersebut.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (7/7/2026) malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan kunjungan tersebut merupakan salah satu yang paling berkesan bagi delegasi India. Menurutnya, perhatian dan penghormatan yang diberikan pemerintah Indonesia mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara kedua negara.

Salah satu momen yang paling membekas, kata Tandon, adalah pengawalan pesawat kepresidenan India oleh tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara saat memasuki wilayah udara Indonesia, yang kemudian disusul dengan penyambutan langsung Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

“Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut Perdana Menteri saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan,” ujar Tandon.

Selain penyambutan tersebut, Tandon menyebut penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna, tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, kepada PM Modi sebagai salah satu kejutan sekaligus penghormatan yang paling bermakna selama kunjungan berlangsung. Menurutnya, penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan Indonesia terhadap kontribusi Modi dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Meski kunjungan menghasilkan berbagai kesepakatan strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, pendidikan hingga ekonomi digital, Tandon mengatakan suasana persahabatan yang tercipta sepanjang lawatan justru menjadi hal yang paling diingat oleh delegasi India.

Baca Juga:  JQRBT Masuki Pasar Kripto Rp650 Triliun Indonesia, Mesin Mikrodetik Layani 39,4 Juta Investor

“Tentu saja banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Tandon juga menegaskan bahwa kerja sama pertahanan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan kedua pemimpin. Ia mengatakan kolaborasi terkait rudal jelajah supersonik BrahMos dan rudal udara-ke-udara bertujuan memperkuat kemandirian dan kapabilitas pertahanan kedua negara melalui pengembangan sistem yang dimiliki bersama.

Menurut Tandon, Indonesia dan India sebagai dua negara berkembang memiliki visi yang sama untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melalui kolaborasi, bukan sekadar hubungan komersial.

“BrahMos dan rudal udara-ke-udara merupakan area baru dalam kolaborasi kita. Manfaatnya sudah jelas, yaitu kita menjadi mandiri dan mengembangkan kapabilitas kita sendiri berdasarkan sistem yang kita miliki dan kuasai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan di tingkat kepala negara lebih difokuskan pada arah kerja sama strategis, sementara rincian kontrak komersial akan ditindaklanjuti oleh perusahaan dan lembaga terkait, termasuk BrahMos Aerospace, Bharat Dynamics Limited (BDL), Kementerian Pertahanan RI, dan Republikorp.

Tandon menegaskan bahwa kerja sama pertahanan tersebut merupakan bagian dari implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia dan India yang telah terjalin sejak 2018. Ia juga menyebut kunjungan PM Modi ke Indonesia berhasil membuka babak baru hubungan bilateral yang semakin luas, mencakup pertahanan, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, hingga pelestarian warisan budaya melalui proyek konservasi Candi Prambanan.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah
Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya
Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938
Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan
Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:32 WIB

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Berita Terbaru