Indibiz KTI Kolaborasi dengan Makassar Game Developer Hadirkan Global Game Jam Makassar 2026

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

50 talenta, 48 jam, dan 10 gim lahir dari Global Game Jam Makassar 2026. Ruang kolaborasi yang difasilitasi Telkom mendorong kreativitas industri gim lokal

Makassar — Indibiz Kawasan Timur Indonesia berkolaborasi dengan komunitas Makassar  Game Developer (MAGER) menggelar Global Game Jam Makassar 2026. Kegiatan ini menjadi ajang kolaboratif bagi para pengembang gim untuk berkreasi dan berinovasi dalam waktu 48 jam. Global Game Jam Makassar 2026 berlangsung selama tiga hari, 30 Januari hingga 1 Februari 2026, bertempat di Business Solution Space, Plasa Telkom Regional 5 Makassar, dan diikuti oleh 54 peserta yang tergabung dalam beberapa tim dengan latar belakang yang beragam.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ahmad Yusran Arief, Fungsional Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, ia mendorong para peserta untuk menuangkan ide-ide kreatif dalam pengembangan gim yang berkualitas dan berdaya saing. Ia juga mengimbau agar karya gim yang dihasilkan mengangkat unsur kearifan lokal Sulawesi Selatan, mulai dari budaya, destinasi  wisata, hingga nilai-nilai lokal Bugis, Makassar, Toraja, Luwu, dan daerah lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sesi pengembangan gim, rangkaian acara juga dilengkapi dengan sesi Just on Indibiz Insight bertajuk “Basic Game Design and Development for Global Game Jam” yang dibawakan  oleh Lutfi Sirajs, Digital Product Specialist. Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai design thinking method, user experience, serta pendekatan dasar dalam merancang gim yang inklusif, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 20 Persen bagi Penyandang Disabilitas, Syarat Kini Lebih Mudah

Dalam pemaparannya, Lutfi Sirajs juga memperkuat pengenalan Indibiz sebagai enabler ekosistem digital yang mendukung industri kreatif, termasuk pengembangan gim. Ia menjelaskan bahwa Indibiz tidak hanya menyediakan solusi konektivitas dan layanan digital, tetapi juga aktif membangun kolaborasi lintas komunitas dan ekosistem melalui berbagai program pemberdayaan.

“Indibiz hadir untuk menghubungkan pelaku industri kreatif dengan ekosistem digital yang lebih luas. Kolaborasi dengan komunitas seperti Makassar Game Developer menjadi contoh nyata bagaimana teknologi, komunitas, dan kreativitas dapat saling menguatkan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat menjadi wadah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekosistem industri gim lokal. Kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta kreatif Sulawesi Selatan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan karya gim yang merepresentasikan identitas budaya daerah dan berdaya saing di kancah yang lebih luas.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:51 WIB

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:16 WIB

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Berita Terbaru