Jelang Nataru 2025/2026, Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Sumatera Utara

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur konektivitas di Provinsi Sumatera Utara guna mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Di Sumatera Utara, seluruh upaya Kementerian PU difokuskan pada percepatan pemulihan akses jalan dan jembatan pascabencana banjir dan tanah longsor. Berbagai perbaikan dilakukan demi menjamin mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas merupakan prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera. “Kementerian PU terus berupaya keras agar akses infrastruktur kembali fungsional secepat mungkin, mengingat peran vital jalan dan jembatan sebagai urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik,” kata Menteri Dody.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi Nataru 2025/2026 di Sumatera Utara, Kementerian PU telah memobilisasi berbagai sumber daya. Sebanyak 85 petugas telah diterjunkan untuk berjaga di posko-posko Nataru Kementerian PU. Kesiapan personel ini didukung oleh 96 unit alat berat yang terdiri dari excavatorloaderbulldozerbackhoe loaderdump truck, hingga mini excavator. Selain itu, 6 unit alat pendukung serta 1.957 unit bahan penanganan darurat, seperti agregat dan geobag, juga telah disiagakan untuk mengantisipasi kondisi mendesak di lapangan.

Di sektor jalan tol, Kementerian PU memastikan seluruh ruas tol di Sumatera Utara telah kembali beroperasi normal. Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, yang sebelumnya menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow sejak 4 Desember, ditargetkan beroperasi normal sepenuhnya mulai 16 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi prima juga dipastikan pada ruas tol utama lainnya, seperti Tol Medan–Binjai, Medan–Pangkalan Brandan, Medan–Sinaksak, dan Tebing Tinggi–Kisaran. Semua ruas tol ini dipastikan siap mendukung pergerakan masyarakat selama periode libur Nataru.

Sementara itu, penanganan intensif terus dilakukan pada infrastruktur jalan nasional dan jembatan yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Tercatat terdapat 194 titik longsoran tebing, 27 titik jalan putus, 57 titik jalan amblas, 4 titik oprit jembatan putus, serta 28 titik genangan banjir.

Seiring perbaikan yang dilakukan, hingga 15 Desember 2025, progres perbaikan menunjukkan capaian signifikan. Dari total kerusakan yang terdata, Kementerian PU telah menangani 190 titik dari 194 titik longsoran tebing. Kementerian PU juga telah melakukan perbaikan pada 12 titik jalan putus dan 55 titik jalan amblas. Selain itu, akses pada empat titik oprit jembatan yang sempat putus telah tersambung kembali, dan 28 titik genangan banjir dipastikan sudah surut.

Baca Juga:  ‎Terima SK Jadi Ketum SPI Sumut, Burhanuddin Siap Jadi Motor Penggerak Sinergi Kondusif dan Komunikatif Masyarakat dan Kepolisian

Upaya teknis di lapangan dilakukan secara bertahap namun cepat, mulai dari pembersihan material longsor, pemasangan Jembatan Bailey, perbaikan jalan amblas menggunakan agregat dan aspal, pemasangan bronjong, hingga pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT). Beberapa titik perbaikan utama bahkan ditargetkan tuntas secepatnya.

Adapun tiga koridor utama yang masih dalam penanganan intensif akibat amblasnya badan jalan adalah ruas Tarutung–Sibolga, Sibolga–Batangtoru, dan Batangtoru–Singkuang. Sementara itu, untuk Koridor Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km, akses telah kembali terhubung meskipun masih dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour) di empat lokasi demi keselamatan pengguna.

Guna mendukung konektivitas menuju Kota Sibolga selama masa perbaikan ini, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan sejumlah jalur alternatif. Pengguna jalan dapat melalui Jalan Nasional rute Sidikalang–Subulussalam–Barus–Sibolga. Bagi kendaraan kecil, tersedia opsi melalui Jalan Provinsi rute Doloksanggul–Pakkat–Barus–Sibolga atau Jalan Kabupaten rute Batangtoru–Sibabangun–Pinangsori–Sibolga.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Pangihutan Siahaan, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur selama Nataru tetap terjaga. Hardy memastikan bahwa meskipun ada jalur jalan yang berada di lokasi bencana, kendaraan tetap dapat berjalan melalui jalur alternatif yang disiapkan.

“Untuk Nataru, khususnya di lokasi bencana, transportasi tetap dapat dilakukan melalui jalan alternatif. Di Sumatera Utara tidak ada kota atau kabupaten yang terisolasi, seluruh wilayah masih bisa diakses karena tersedia jalur alternatif,” ujar Hardy.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memastikan konektivitas wilayah di Sumatera Utara tetap andal, sehingga masyarakat dapat menjalani libur Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, serta aktivitas logistik dan perekonomian daerah tetap berjalan lancar.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press relase ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi
Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global
KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset
Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara
Anggota DPR RI Komisi VI Kunjungi Loko Cafe Gambir, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Awal Bersama KAI Services
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi

Senin, 9 Februari 2026 - 17:43 WIB

Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Februari 2026 - 14:49 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset

Senin, 9 Februari 2026 - 06:35 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Senin, 9 Februari 2026 - 02:14 WIB

Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil

Berita Terbaru