KAI Bandara Dukung Mobilitas Masyarakat Wates melalui Layanan KA Bandara YIA Berbasis PSO

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau guna meningkatkan konektivitas masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui layanan KA Bandara YIA dengan dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari Pemerintah, masyarakat di wilayah Wates kini semakin mudah mengakses pusat Kota Yogyakarta maupun Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA Bandara tercermin dari jumlah pengguna yang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 261.551 penumpang menggunakan layanan KA Bandara melalui Stasiun Wates. Sementara itu, hingga periode Januari–Juni 2026, jumlah pengguna telah mencapai lebih dari 140 ribu penumpang, yang menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama dalam mendukung mobilitas sehari-hari.

Executive Vice President KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan bahwa kehadiran layanan KA Bandara tidak hanya mempermudah akses menuju bandara, tetapi juga menjadi penghubung penting bagi masyarakat yang beraktivitas antara Wates dan Kota Yogyakarta.

“KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan Pemerintah melalui skema PSO memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau, sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” ujar Porwanto.

Keberadaan layanan KA Bandara berbasis PSO juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal. Kemudahan akses transportasi mendorong meningkatnya pergerakan masyarakat, memperluas peluang usaha, mendukung sektor pariwisata, serta mempermudah masyarakat dalam menjangkau pusat-pusat kegiatan ekonomi maupun layanan publik.

KAI Bandara akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyediaan transportasi yang tepat waktu, aman, nyaman, serta terintegrasi dengan moda transportasi lainnya. Dengan demikian, layanan KA Bandara diharapkan semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas yang berkelanjutan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Layanan dan Kenyamanan Pelanggan, Prodia Resmikan Prodia Women’s Health Centre dan Premium Service Prodia Health Care Jakarta

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Tentang PT Railink

PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia. Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta. Selain itu sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan. MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah
Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI
Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya
Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938
Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan
Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:32 WIB

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Temukan Ketenangan di Tengah Riuhnya Stadion: Hisense Hadirkan Pengalaman FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Inklusif Lewat Mobile Sensory Vehicles di 16 Kota Tuan Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bukan Cuma Nvidia, Micron Juga Jadi Pemenang Besar di Era AI

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kesepian Jadi Ancaman Kesehatan Global, Tapi Banyak Orang Tak Menyadarinya

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938

Berita Terbaru