Kecelakaan di Perlintasan Menurun, Daop 4 Semarang Terus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang yang masih menjadi titik rawan kecelakaan. Berbagai upaya preventif dan edukatif secara konsisten dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan yang melibatkan pengguna jalan raya dan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa selama periode Tahun 2025, KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satunya adalah sosialisasi keselamatan di lingkungan sekolah sebanyak 24 kali. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman sejak dini kepada para pelajar terkait bahaya melintas sembarangan di jalur rel, mengingat anak-anak dan remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan karena sering bermain atau melintas di area jalur kereta api tanpa pengawasan,” kata Luqman.

Luqman melanjutkan, KAI Daop 4 Semarang juga mengintensifkan sosialisasi langsung di perlintasan sebidang sebanyak 351 kali sepanjang Tahun 2025. Kegiatan ini melibatkan petugas lapangan bersama TNI, Polri, Railfans dan Kewilayahan Setempat yang memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mobil, serta pejalan kaki di perlintasan sebidang resmi maupun liar.

“Tujuannya agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas dan memahami prioritas perjalanan kereta api yang telah diatur dalam Undang-Undang Lalu Lintas,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bergerak Cepat, Kementerian PU Pulihkan Jalur Strategis dan Fasilitas Publik di Nagekeo, NTT

Tak hanya itu, tindakan tegas berupa penutupan atau penyempitan 21 perlintasan sebidang liar dan rawan juga telah dilakukan oleh KAI Daop 4 Semarang sepanjang Tahun 2025.

“Penutupan ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menutup akses ilegal yang kerap dimanfaatkan oleh warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Dengan penutupan ini, diharapkan perlintasan tidak resmi yang membahayakan dapat diminimalisir,” kata Luqman.

Upaya berkelanjutan tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data periode Tahun 2025, angka kecelakaan di perlintasan sebidang di wilayah Daop 4 Semarang menurun signifikan sebesar 23%, yakni 20 kasus dibanding 26 kasus kecelakaan pada periode tahun 2024.

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan masyarakat, KAI Daop 4 Semarang juga telah memasang spanduk peringatan di berbagai titik perlintasan sebidang dan jalur rawan kecelakaan. Spanduk ini berisi himbauan dan informasi tentang pentingnya berhenti sejenak, melihat kiri-kanan, serta mendahulukan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama sesuai ketentuan perundang-undangan. Diharapkan melalui media visual ini, kesadaran pengendara dapat terus meningkat.

“Berbagai upaya ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menciptakan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Namun demikian, kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berdisiplin dan mematuhi rambu serta aturan yang berlaku,” tutup Luqman.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Susu MBG Jadi Sorotan, Ini Fakta Minuman Rasa Susu Multivitamin yang Banyak Dicari
Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang
Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan
Sukses Rampungkan Pendidikan P3N XXVII Lemhannas RI, Dr. T.R. Fahsul Falah Siap Perkuat Kepemimpinan Visioner Nasional
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban
Dupoin Futures Resmi Jadi Anggota AFTECH, Perluas Kolaborasi di Industri Fintech
Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI
Harga Bitcoin Melemah Tajam, Investor Indonesia Tidak Panic Selling

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:09 WIB

Susu MBG Jadi Sorotan, Ini Fakta Minuman Rasa Susu Multivitamin yang Banyak Dicari

Senin, 8 Juni 2026 - 23:07 WIB

Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang

Senin, 8 Juni 2026 - 21:59 WIB

Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:15 WIB

Sukses Rampungkan Pendidikan P3N XXVII Lemhannas RI, Dr. T.R. Fahsul Falah Siap Perkuat Kepemimpinan Visioner Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 15:54 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban

Berita Terbaru