Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Banjar, Menteri Dody: Fokus Pulihkan Akses dan Lindungi Warga

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat kondisi darurat banjir yang melanda Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Langkah ini diambil guna memitigasi dampak bencana serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa prioritas utama penanganan saat ini adalah pemulihan konektivitas dan perlindungan keselamatan warga.

“Kementerian PU bergerak cepat agar akses logistik dan mobilitas warga segera pulih. Kita semua ingin memastikan warga terdampak bencana tidak berlama-lama dalam kondisi sulit,” ujar Menteri Dody saat meninjau langsung lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data lapangan, banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, dipicu oleh curah hujan tinggi yang mencapai intensitas 95,8 hingga 135 mm/hari, yang diperparah oleh fenomena pasang air Sungai Barito.

Kondisi hidrologis tersebut mengakibatkan genangan di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, meliputi Kabupaten Banjar, Tapin, Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, serta Kota Banjarbaru. Dampak banjir dilaporkan telah menggenangi kawasan permukiman, lahan persawahan, hingga sejumlah fasilitas umum vital.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III telah memobilisasi satu unit ekskavator ke lokasi. Alat berat ini difungsikan untuk melakukan pembersihan dan normalisasi aliran sungai, mulai dari bagian hulu hingga hilir.

Tim di lapangan juga melakukan pembersihan material penghambat aliran air, seperti sampah, tanaman eceng gondok, dan ranting pohon yang kerap memperparah luapan air saat intensitas hujan meningkat. Upaya ini bertujuan memperlancar debit air dan mengurangi durasi serta ketinggian genangan.

Baca Juga:  Stadion Baharuddin Venue Pembukaan PON di Sumatera Utara

Selain penanganan darurat, Menteri Dody menekankan pentingnya infrastruktur pengendali banjir jangka panjang. Saat ini, Kementerian PU tengah mempercepat pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagai solusi strategis untuk mereduksi risiko banjir berulang di masa depan.

“Kita percepat pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang ditargetkan mampu mengurangi potensi banjir tahunan di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala hingga sekitar 70 persen,” tambah Menteri Dody.

Bendungan Riam Kiwa didesain memiliki volume tampungan sebesar 69 juta meter kubik dengan tinggi bendungan mencapai 51 meter. Bendungan ini diproyeksikan memberikan manfaat reduksi banjir Sungai Martapura bagi area permukiman seluas 2.736 hektare dan persawahan seluas 14.999 hektare.

Selain fungsi pengendalian banjir, bendungan ini juga memiliki potensi irigasi seluas 1.800 hektare, penyediaan air baku sebesar 1.000 liter/detik, serta potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan percepatan penanganan infrastruktur terdampak bencana dengan mengedepankan aspek keselamatan, pemulihan konektivitas, serta keberlanjutan logistik demi menopang kembali roda perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi
Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global
KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset
Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama
Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
ROA PalmCo Tembus 7,9 Persen, Sinyal Penguatan Kinerja Aset Holding Perkebunan Nusantara
Anggota DPR RI Komisi VI Kunjungi Loko Cafe Gambir, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Awal Bersama KAI Services
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 18:43 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Berhasil Tangkap Pelaku Pelemparan KA Gunungjati dan KA Manahan di Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi

Senin, 9 Februari 2026 - 17:43 WIB

Emas Bangkit Kuat Pasca Koreksi, Peluang Kenaikan Masih Terbuka di Tengah Gejolak Global

Senin, 9 Februari 2026 - 14:49 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset

Senin, 9 Februari 2026 - 14:48 WIB

Transportasi Publik Bukan Lagi Alternatif, Kepastian Rute dan Tarif Jadikan LRT Jabodebek Pilihan Utama

Senin, 9 Februari 2026 - 06:35 WIB

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Berita Terbaru