Kementerian PU Lakukan Pengeboran 48 Sumur Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang, 26 Desember 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat komitmen mendukung penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satu prioritas utama kementerian saat ini adalah memastikan ketersediaan sarana air bersih dan sanitasi yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda. Oleh karena itu, Kementerian PU melakukan pengeboran sumur dalam dan sumur dangkal di sekitar 48 titik secara bertahap untuk melengkapi fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK).

“Kalau sudah tidak ada air, penyakit pasti datang. Setelah urusan jalan dan jembatan mulai membaik, fokus kita berikutnya adalah soal air. Air bersih harus segera tersedia untuk seluruh masyarakat,” ujar Menteri Dody saat melakukan kunjungan kerja di Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU memprioritaskan pengeboran sumber air dalam. Hal ini dilakukan mengingat kondisi tanah di lokasi pascabencana yang berlumpur menyulitkan pencarian sumber air dangkal yang layak konsumsi.

“Kalau lumpur seperti ini agak susah mencari sumber air di bawah 100 meter. Bukan berarti tidak ada, pasti ada, tapi memang lebih sulit. Karena itu saya fokus ke pengeboran sumber air dalam,” jelas Menteri Dody.

Untuk mempercepat proses ini, Kementerian PU menerapkan strategi kombinasi, yaitu memperbaiki Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang rusak akibat bencana sekaligus melakukan pengeboran baru di beberapa titik. Upaya ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri.

“Kita kombinasikan perbaikan SPAM yang rusak dengan pengeboran sumber air dalam, supaya air yang keluar benar-benar bisa menjadi air bersih bagi masyarakat,” tambah Menteri Dody.

Sembari proses pengeboran berjalan, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) telah menyiagakan berbagai sarana darurat di lapangan. Sebanyak 27 unit tangki air bersih atau Hidran Umum (HU) dengan kapasitas 1.000 liter hingga 2.000 liter telah disebar ke sejumlah kecamatan sesuai arahan Bupati Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Tren Dekorasi Rumah 2025: Bagaimana EB Home Menjawab Kebutuhan Rumah Luxury

Guna menjamin ketersediaan air, pengisian tangki dilakukan secara rutin dua kali sehari. Selain itu, untuk mendukung kebersihan lingkungan, telah terpasang 13 unit toilet portable dan 10 set toilet knockdown. Fasilitas sanitasi ini dibersihkan rutin pada pagi dan sore hari, didukung oleh satu unit armada truk tinja yang beroperasi keliling melakukan penyedotan.

Selain itu, Kementerian PU juga tengah mengirimkan bantuan tambahan sarana dan prasarana dari Jakarta untuk memperkuat penanganan di Aceh Tamiang. Bantuan tersebut dikirim melalui Pelabuhan Patimban menuju Pelabuhan Belawan, Medan, dan saat ini terpantau berada di perairan Batam di atas Kapal Ostina.

Adapun bantuan yang dikirimkan meliputi 2 unit IPA Mobile Setta, 1 unit mobil double cabin, 1 unit mobil sedot tinja, 40 unit HU kapasitas 2.000 liter, 8 unit tenda, 20 unit velbed, 10 unit toilet portable, serta 10 unit mobil tangki air.

Langkah komprehensif ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah melalui Kementerian PU untuk menyediakan sarana air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang di tengah masa pemulihan bencana.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan
BRI Finance Pererat Sinergi Bisnis melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan
K Mall Lanjutkan Keseruan Pop Culture Playground Bersama Komunitas
FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas
Dukung Pertumbuhan Bisnis, BRI Finance Targetkan Obligasi Semester II-2026
Penyebab Telat Bayar Listrik dan Dampaknya ke Aktivitas Sehari-hari
KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 23:07 WIB

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:37 WIB

BRI Finance Pererat Sinergi Bisnis melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

Senin, 18 Mei 2026 - 18:08 WIB

ASEAN–India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis, dan Komunitas dalam Satu Perayaan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:32 WIB

K Mall Lanjutkan Keseruan Pop Culture Playground Bersama Komunitas

Senin, 18 Mei 2026 - 13:12 WIB

FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Alamp Aksi Bongkar Kredit Macet Bank Sumut

Senin, 18 Mei 2026 - 19:10 WIB