Strategi Selektif BRI Finance Jaga Momentum Pembiayaan Kendaraan Akhir Tahun

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Desember 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak perusahaan BRI Group di bidang pembiayaan, menilai pasar pembiayaan kendaraan masih menyimpan potensi yang solid menjelang akhir 2025 hingga awal 2026. Di tengah dinamika kondisi ekonomi dan perubahan perilaku konsumen, kebutuhan mobilitas masyarakat serta peran perusahaan multifinance tetap menjadi penopang utama permintaan pembiayaan kendaraan.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa meskipun pertumbuhan pembiayaan mobil baru diproyeksikan tidak agresif, permintaan diperkirakan tetap berjalan seiring kebutuhan masyarakat dan dukungan program pembiayaan dari industri. “BRI Finance memandang peluang tetap terbuka dengan strategi pertumbuhan selektif, fokus pada nasabah berkualitas dan penguatan manajemen risiko untuk menjaga kesehatan portofolio,” ungkap Wahyudi.

Sejalan dengan dinamika pasar, Wahyudi mengungkapkan adanya pergeseran minat konsumen ke segmen pembiayaan mobil bekas. Menurutnya, masyarakat semakin cermat dalam memilih solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Bagi konsumen, mobil bekas menawarkan alternatif yang ekonomis dengan cicilan lebih ringan, namun tetap mampu menunjang kebutuhan mobilitas. Wahyudi menambahkan, “Selain itu, terdapat pula pertumbuhan minat pada segmen pembiayaan lain yang lebih defensif dan berbasis kebutuhan, sehingga perusahaan selektif menangkap peluang tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kualitas portofolio”.

Berdasarkan data internal per Oktober 2025, kontribusi pembiayaan mobil baru terhadap total portofolio BRI Finance tercatat sebesar 22,17%, dengan dominasi pada kendaraan kategori fast moving. Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance menerapkan proses penilaian risiko yang komprehensif terhadap calon debitur mobil baru, mencakup kemampuan bayar, riwayat kredit, dan stabilitas pendapatan. Analisis tersebut didukung oleh pemanfaatan data Sistem Layanan Informasi Keuangan [SLIK OJK], penerapan credit scoring, dan evaluasi atas rasio utang terhadap pendapatan.

Dalam upaya mendorong pertumbuhan pembiayaan mobil baru yang berkelanjutan, Wahyudi menjelaskan bahwa BRI Finance terus memperkuat kolaborasi dengan dealer dan agen pemegang merek (APM), menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel, serta mengoptimalkan kanal pemasaran digital untuk menjangkau lebih banyak nasabah. Perusahaan juga menjalankan strategi diversifikasi portofolio melalui pengembangan segmen mobil bekas, pembiayaan multiguna, serta segmen pembiayaan lainnya dengan profil risiko yang lebih terkelola.

“Diversifikasi ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio di tengah dinamika pasar. Selain itu, perusahaan turut mempertimbangkan karakteristik kendaraan, besaran uang muka (DP), serta tenor pembiayaan agar risiko tetap terkelola dan sejalan dengan kebijakan manajemen risiko perusahaan.” tutup Wahyudi.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati
KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026
KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?
KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia
Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global
BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional
Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:32 WIB

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:59 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Jumat, 17 April 2026 - 11:49 WIB

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Berita Terbaru

News

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:28 WIB