Post Sumatera                            Tangani Dampak Bencana Sibolga, Kementerian PU Berhasil Pulihkan Akses Jalan Nasional Tarutung–Batas Taput/Tapteng Sepanjang 42 Km

 

Tangani Dampak Bencana Sibolga, Kementerian PU Berhasil Pulihkan Akses Jalan Nasional Tarutung–Batas Taput/Tapteng Sepanjang 42 Km

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat langkah penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara. Dalam upaya tanggap darurat ini, Kementerian PU memfokuskan pekerjaan pada pembukaan kembali akses jalan nasional, pengendalian aliran sungai guna mencegah dampak lanjutan, serta penyediaan prasarana air bersih dan sanitasi bagi warga terdampak.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama pascabencana di wilayah Sumatera, khususnya di Sibolga. Menurutnya, pemulihan akses jalan sangat penting untuk memperlancar bantuan dan aktivitas warga.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lapangan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara bekerja sama dengan BBWS Sumatera II Medan, sejumlah BUMN Karya, dan TNI melakukan penanganan intensif pada ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga.

Guna mempercepat pembersihan material longsoran dan perbaikan badan jalan, tim gabungan telah mengerahkan alat berat yang terdiri dari 14 unit excavator, 1 unit dozer, 2 unit backhoe loader, dan 3 unit wheel loader.

Hingga saat ini, upaya tersebut membuahkan hasil positif. Dari total panjang ruas Tarutung–Sibolga sejauh 59 km, Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan di 131 titik longsor. Hasilnya, jalur Tarutung–Batas Tapanuli Utara (Taput)/Tapanuli Tengah (Tapteng) sepanjang 42 km kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Sementara itu, sisa ruas jalan sepanjang 17 km masih dalam proses penanganan bertahap, baik dari arah Tarutung maupun arah Sibolga. Tim di lapangan terus bekerja keras menangani 7 titik longsor atau jalan ambles yang tersisa di segmen tersebut.

Selain pemulihan jalan, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan juga bergerak melakukan penanganan darurat di Sungai Aek Doras, Kota Sibolga. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko banjir susulan. Pekerjaan fisik didukung oleh alat berat berupa 1 unit excavator long arm, 1 unit excavator standar, serta beberapa dump truck, dengan bantuan personel dari BUMN Karya (Nindya Karya, WIKA) dan Dinas PU Kota Sibolga.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 20 Persen bagi Penyandang Disabilitas, Syarat Kini Lebih Mudah

Tak luput, Kementerian PU juga menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar bagi para pengungsi dan petugas di lapangan. Melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara, Kementerian PU telah menyalurkan dukungan logistik dan fasilitas sanitasi. Bantuan tersebut berupa 13 unit Hidran Umum (HU), 1 unit mobil tangki air, 1 unit biofilter, serta 2 unit toilet portabel untuk memastikan ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat terdampak bencana. Fokus utama tetap pada memastikan konektivitas jalan nasional agar segera pulih total, optimalisasi pengendalian sungai, serta pemenuhan infrastruktur dasar demi mempercepat pemulihan aktivitas warga dan bangkitnya kembali perekonomian daerah di jalur Tarutung–Batas Taput/Tapteng.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Angkut 481ribu Kg Barang Hantaran Selama Angkutan Nataru 2025/2026
Tekanan Risiko Global Perkuat Minat pada Logam Mulia
Sambil Menunggu Usaha Untung, Bertahan Hidup Tetap Perlu Strategi
Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Jasa Marga Dukung Hunian Danantara dengan Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tingkatkan Keselamatan Perka, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar
Dukung Mobilitas Masyarakat Lintas Daerah, KAI Divre III Palembang Lanjutkan Operasional Kereta Tambahan KA Rajabasa
Menuju Satu Dekade Berkarya, BINUS SCHOOL Bekasi Raih Peringkat 8 SMA Paling Berprestasi di Jawa Barat
BINUS Hadirkan Asia Collaboration Corner untuk Membuka Pengalaman Global Mahasiswa dan Menciptakan Dampak bagi Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:36 WIB

KAI Daop 2 Bandung Angkut 481ribu Kg Barang Hantaran Selama Angkutan Nataru 2025/2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:35 WIB

Tekanan Risiko Global Perkuat Minat pada Logam Mulia

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Usaha Untung, Bertahan Hidup Tetap Perlu Strategi

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:16 WIB

Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Jasa Marga Dukung Hunian Danantara dengan Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:39 WIB

Tingkatkan Keselamatan Perka, KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar

Berita Terbaru

News

Tekanan Risiko Global Perkuat Minat pada Logam Mulia

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:35 WIB