Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinamika perdagangan global yang semakin menjadikan tarif baja sebagai instrumen geopolitik membuka peluang strategis bagi penguatan industri baja nasional. Bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbkp/Krakatau Steel Group erubahan ini menegaskan pentingnya baja sebagai komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi sekaligus fondasi ketahanan industri.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa realitas global tersebut harus dibaca sebagai peluang untuk memperkuat fondasi industri baja nasional secara berkelanjutan.

“Baja kini diakui secara global sebagai komoditas strategis yang menentukan ketahanan industri dan ekonomi suatu negara. Bagi Krakatau Steel, ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi sebagai industri baja nasional yang berdaya saing, efisien, dan mampu mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia,” ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Momentum bagi Penguatan Daya Saing Baja Nasional

Bagi Krakatau Steel Group, perubahan lanskap global ini mempertegas nilai strategis baja nasional sebagai tulang punggung pembangunan dan ketahanan ekonomi. Pergeseran dari rezim perdagangan netral menuju rezim berbasis kepentingan nasional menciptakan ruang bagi negara untuk memperkuat industri bajanya secara lebih terintegrasi.

Dr. Akbar Djohan menambahkan, penguatan industri baja nasional juga berperan penting dalam menjaga kepercayaan investor, karena menunjukkan adanya arah kebijakan yang konsisten dalam melindungi sektor strategis dari volatilitas geopolitik global.

Tarif Berubah Fungsi: Dari Instrumen Ekonomi ke Bahasa Kekuasaan

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel & Mining Insights menjelaskan bahwa kebijakan tarif Amerika Serikat di era Presiden Donald Trump, termasuk ancaman terhadap negara-negara Eropa dan NATO terkait isu Greenland, menunjukkan bahwa perdagangan baja global tidak lagi sepenuhnya bergerak dalam logika pasar. Baja kini diposisikan sebagai instrumen kekuasaan dan keamanan nasional, sebuah realitas yang harus dibaca sebagai sinyal bisnis dan strategi jangka panjang bagi industri baja Indonesia.

Widodo menilai bahwa kasus Greenland menandai babak baru dalam perdagangan global, di mana tarif digunakan sebagai alat tekanan politik, bukan lagi sekadar koreksi distorsi pasar. “Untuk pertama kalinya secara sangat terbuka, tarif tidak lagi dikaitkan dengan dumping atau lonjakan impor, tetapi dijadikan tuas untuk memengaruhi sikap politik negara lain. Dalam konteks ini, perdagangan telah bertransformasi menjadi bahasa kekuasaan,” ujar Widodo.

Baca Juga:  Telkom dan USK Gelar Festival AI-Hackathon untuk Dorong Inovasi Digital Mahasiswa

Menurutnya, akses pasar Amerika Serikat kini diperlakukan sebagai leverage strategis, bahkan untuk isu yang berada di luar domain perdagangan. Pergeseran ini mengaburkan batas antara kebijakan ekonomi, keamanan nasional, dan politik luar negeri.

Ketahanan Industri dan Kedaulatan Ekonomi

Pergeseran perdagangan baja global ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, hilirisasi industri, dan kemandirian sektor strategis. Industri baja tidak lagi dapat diposisikan semata sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai instrumen kedaulatan ekonomi.

Dalam konteks ini, Krakatau Steel terus mendorong transformasi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan pasar domestik sebagai basis pertumbuhan jangka panjang. Strategi tersebut tidak hanya menjawab tantangan global, tetapi juga memastikan bahwa industri baja nasional menjadi bagian integral dari arsitektur ketahanan ekonomi Indonesia.

Dengan dinamika global yang semakin menempatkan baja sebagai komoditas strategis, Krakatau Steel Group memandang penguatan industri baja nasional bukan sekadar respons defensif, melainkan peluang bisnis untuk membangun industri yang tangguh, bernilai tambah tinggi, dan relevan dalam peta kepentingan strategis global.

About Krakatau Steel Tbk

Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.

Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”, yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.

Press Release ini juga sudah tayang diVRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rangkaian Selebrasi: Indahnya Koleksi Kolaboratif PURANA dan PURAGRAPH X AFGANIAL di Central Grand Indonesia
Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
Cerdas Kelola Keuangan: CEO FLOQ Bagikan Tips Praktis Memilih Aplikasi Investasi
Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura
Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia
Fajir sebagai Top Scorer Geothermal League 2026, Pekerja BRI Lengkapi Dominasi Gemilang Tim Mini Soccer BRI Region 6
Pagi Ceria Memperkuat Layanan Jasa Taman dan Kolam di Area Jabodetabek

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:16 WIB

Rangkaian Selebrasi: Indahnya Koleksi Kolaboratif PURANA dan PURAGRAPH X AFGANIAL di Central Grand Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:15 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian Proyek untuk Perkuat Konektivitas Jawa-Bali

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:15 WIB

Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Inovasi Lean Construction di Salah Satu Proyek PTPP Jadi Referensi pada Forum Internasional IGLC34 Singapura

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:24 WIB

Gugik.id Menjadi Mitra Terpercaya Pengadaan Sparepart IT dan Server di Indonesia

Berita Terbaru