Waspada Pekan Depan, Harga Emas Diprediksi Bergerak Melemah Sementara

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia pada pekan depan diperkirakan masih akan diwarnai tekanan dalam jangka pendek, seiring munculnya sinyal koreksi dari sisi teknikal serta pengaruh sentimen global yang belum sepenuhnya mendukung penguatan lanjutan. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, melihat bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan indikasi pelemahan setelah gagal melanjutkan kenaikan di area resistance penting.

Dalam beberapa sesi terakhir, harga emas memang sempat mencatatkan penguatan yang cukup signifikan. Namun, kegagalan untuk menembus level resistance menjadi sinyal bahwa momentum kenaikan mulai terbatas. Kondisi ini umumnya diikuti oleh fase koreksi sebagai bagian dari penyesuaian pasar setelah pergerakan naik yang cukup tajam.

Menurut Geraldo Kofit, potensi penurunan harga dalam waktu dekat masih tergolong sebagai koreksi yang wajar dan belum mencerminkan perubahan tren utama secara keseluruhan. Dengan kata lain, tekanan yang muncul lebih bersifat sementara dan menjadi bagian dari dinamika pasar sebelum menentukan arah berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proyeksi untuk pekan depan, harga emas diperkirakan berpotensi bergerak turun menuju area support terdekat di kisaran 4.739. Level ini menjadi titik awal yang akan diuji oleh pelaku pasar. Apabila tekanan jual berlanjut, maka peluang penurunan lebih dalam ke area 4.702 juga terbuka.

Kendati demikian, kedua level tersebut juga memiliki peran penting sebagai area penopang yang dapat menahan laju penurunan harga. Respons pasar di area support tersebut akan menjadi kunci dalam menentukan apakah harga akan melanjutkan koreksi atau justru kembali menguat.

Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas turut dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Setelah sempat melemah, dolar kini menunjukkan pemulihan yang membuat harga emas cenderung tertekan. Hal ini terjadi karena emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih mahal bagi investor global ketika nilai dolar meningkat.

Selain itu, aksi ambil untung oleh pelaku pasar juga menjadi faktor yang memperbesar tekanan terhadap harga emas. Setelah mencatatkan kenaikan signifikan sebelumnya, sebagian investor memilih untuk mengamankan keuntungan, sehingga mendorong harga terkoreksi.

Baca Juga:  Beatrix & Joy Juara M6 Resmi Hadir di Mobile Legends: Bang Bang – Kini Bisa Didapatkan via EVOS Top Up

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar masih melihat peluang bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini membuat instrumen berbasis imbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan yield.

Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memperkuat tekanan terhadap emas. Dalam situasi yield yang meningkat, biaya peluang untuk memegang emas menjadi lebih tinggi, sehingga minat investor terhadap logam mulia ini cenderung menurun dalam jangka pendek.

Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih tetap didukung oleh permintaan sebagai aset safe haven. Ketidakpastian global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik, masih menjadi faktor yang menjaga minat investor terhadap emas. Dalam kondisi pasar yang tidak stabil, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang relatif aman.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa harga emas berpotensi mengalami koreksi pada pekan depan sebagai bagian dari penyesuaian pasar. Namun, selama penurunan tidak menembus area support kunci secara signifikan, tren utama masih berpeluang tetap berada dalam jalur kenaikan.

Dengan demikian, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati pergerakan harga di level-level penting serta perkembangan sentimen global. Volatilitas yang masih tinggi menuntut strategi yang lebih hati-hati agar dapat memanfaatkan peluang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua
Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif
Potensi Profit dengan Pin Bar: Memanfaatkan Pola Candlestick
KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza
Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi
Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan
Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:29 WIB

17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:45 WIB

Ada Pekerjaan Perbaikan Geometri Jalan Rel, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:41 WIB

Potensi Profit dengan Pin Bar: Memanfaatkan Pola Candlestick

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:35 WIB

KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:55 WIB

Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat

Berita Terbaru