Medan,PostSumatera.Id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor menegaskan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memiliki peran strategis sebagai “jantung” yang memompa pendanaan bagi pembangunan daerah. Karena itu, seluruh jajaran Bapenda dituntut terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.
Hal tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat mengukuhkan dan melantik pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan Bapenda Sumut, di Aula Kantor Bapenda Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Jumat (23/10/2026). Pengukuhan dan pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, yang menetapkan 15 pejabat struktural di lingkungan Bapenda Sumut.
Timur Tumanggor menekankan pentingnya peran Bapenda dalam menopang roda pembangunan Sumut, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya, maupun pariwisata.
“Bapenda ini berbeda dengan OPD lainnya. Bapak dan Ibu sekalian adalah jantungnya untuk memompa pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. Sumber pendapatan daerah yang kita kelola berasal dari 7 macam pajak serta retribusi daerah dari 15 OPD,” ujar Timur Tumanggor, saat membacakan arahan Gubernur Sumut.
Menurut Timur, optimalisasi PAD semakin penting di tengah tantangan efisiensi anggaran dan berkurangnya dana transfer pusat sebesar Rp1,125 triliun pada tahun 2027. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan struktur APBD Sumut dari Rp13,101 triliun pada 2026 menjadi Rp11,929 triliun pada 2027.
Karena itu, Timur meminta seluruh jajaran Bapenda bergerak cepat dan bekerja lebih optimal dalam menggali berbagai potensi pendapatan daerah. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terukur dan berbasis data agar mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Pada kesempatan tersebut, Timur juga menyampaikan sejumlah arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution kepada para pejabat yang baru dilantik. Di antaranya segera melakukan konsolidasi internal, mengevaluasi kinerja, serta mengidentifikasi secara maksimal potensi pajak dan retribusi daerah melalui langkah kerja yang terukur dan berbasis data.
Selain itu, jajaran Bapenda diminta terus menghadirkan inovasi pelayanan perpajakan yang cepat, praktis, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi juga harus senantiasa dijunjung tinggi.
Para pejabat yang baru dilantik juga diharapkan membangun kepemimpinan yang kuat dan mengayomi serta mampu memotivasi jajaran dalam mencapai target kinerja. Dengan kepemimpinan yang solid, Bapenda diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah.
“Di bawah kepemimpinan Kepala Bapenda Pak Sutan Tolang Lubis, saya yakin dan percaya Bapenda Sumut akan semakin kuat. Pengukuhan ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Gubernur Bobby Nasution. Gunakan potensi diri, optimalkan pelayanan, dan jangan kecewakan amanah ini,” tegasnya. rel.







