Kementerian PU Serap 43.628 Tenaga Kerja untuk Jalankan Program Padat Karya Jalan dan Jembatan Tahun 2025

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 29 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil menyerap sebanyak 43.628 tenaga kerja melalui program padat karya di sektor jalan dan jembatan hingga akhir September 2025. Program infrastruktur kerakyatan ini dijalankan secara masif di seluruh Indonesia untuk mendorong roda perekonomian di tingkat lokal sekaligus menjadi solusi nyata dalam mengurangi angka pengangguran.

Program yang dilaksanakan oleh
seluruh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional (BPJN) di bawah Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga ini
menjadi salah satu prioritas. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa
program padat karya dirancang tidak hanya untuk membangun infrastruktur fisik,
tetapi juga untuk memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

“Program ini adalah instrumen penting
untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh
lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat
karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya
beli masyarakat,” ungkap Menteri Dody.

Pada Tahun Anggaran 2025, pemerintah
mengalokasikan dana sebesar Rp1,2 triliun untuk program pembangunan berbasis
padat karya. Anggaran tersebut didistribusikan ke 1.059 lokasi di berbagai
wilayah untuk mendanai pekerjaan berskala kecil, seperti pemeliharaan rutin
jalan dan jembatan yang pelaksanaannya mengutamakan partisipasi warga lokal.

Berdasarkan data e-Monitoring
Kementerian PU per tanggal 24 September 2025, progres fisik keseluruhan program
telah menyentuh angka 62,1%. Dari progres tersebut, serapan tenaga kerja
tercatat sebanyak 43.628 orang, yang setara dengan 2.909.075 Hari Orang Kerja
(HOK).

Baca Juga:  Wakajati Sumut: Sinergi Pers & Kejaksaan Kunci Membangun Kepercayaan Publik, Forwaka Sumut  Siap Bersinergi dengan Kejati

Secara lebih rinci, pekerjaan padat
karya di bidang jalan yang mencakup pemeliharaan rutin seperti pembersihan
median jalan, pengecatan marka, dan perbaikan ringan, menunjukkan progres fisik
63,78% dengan serapan 33.052 tenaga kerja. Selain itu,
beberapa pekerjaan lainnya juga menunjukkan kemajuan signifikan. Pemeliharaan
rutin kondisi jalan telah terealisasi 43,96% dan menyerap 244 tenaga kerja. Pekerjaan
penunjangan jalan (holding) mencapai progres 62,56% dengan serapan 23 tenaga
kerja.

Sementara itu, untuk bidang jembatan,
pekerjaan pemeliharaan rutin seperti pengecatan rangka jembatan telah mencapai
progres 57,9%. Sektor ini berhasil menyerap 9.674 tenaga kerja dari
target yang ditetapkan sebanyak 12.180 orang. Ada pula tambahan kegiatan padat
karya kontraktual yang progresnya mencapai 33,41% dengan serapan 635 tenaga
kerja.

Secara strategis, program ini juga
menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam penanganan kemiskinan dan mendukung
target PU 608, yang meliputi Efisiensi Investasi (ICOR kurang dari 6),
Pengentasan Kemiskinan (menuju 0%), dan Pendorong Pertumbuhan Ekonomi (8% per
tahun).

Melalui pelibatan langsung masyarakat,
keberhasilan Kementerian PU dalam menyerap 43.628 tenaga kerja lewat program
padat karya jalan dan jembatan tahun 2025 ini diharapkan tidak hanya
memperbaiki kualitas infrastruktur dasar, tetapi juga membuka akses pekerjaan
dan meningkatkan pendapatan harian bagi puluhan ribu keluarga di seluruh
Indonesia.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA
Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik
Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut
Wakajati Sumut Hadir Sebagai Penguji Seminar BPSDM Sumut Bahas Program PKN Tingkat II
Dewan Pakar GNPP Sumut : Ali Amran Tanjung Layak Jadi Menteri Agama RI
Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Selasa, 29 September 2026 - 16:45 WIB

Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA

Jumat, 25 September 2026 - 18:06 WIB

Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Jumat, 25 September 2026 - 14:07 WIB

Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik

Jumat, 25 September 2026 - 13:53 WIB

Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubsu Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:37 WIB