Gratiskan SPP SMA-SMK di 10  Kabupaten/Kota, Gubsu Gelontorkan Rp.43 M

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.Id – Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) ala Gubernur Sumut Bobby Nasution terus berjalan.

Tahun ini, Pemprov Sumut menggratiskan biaya sekolah atau SPP untuk SMA, SMK, dan SLB negeri di 10 kabupaten/kota.

Informasi dihimpun, Sabtu (24/1/2026), Gubsu Bobby menggelontorkan anggaran mencapai Rp43 miliar untuk program PUBG tersebut.

“Jadi ada lebih kurang Rp 43 miliar untuk meng-cover Pulau Nias dan 5 kabupaten/kota,” kata Gubsu melalui Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga.

Alex menjelaskan anggaran untuk 5 kabupaten/kota di Pulau Nias sekitar Rp21 miliar. Sedangkan untuk 5 kabupaten/kota lain sebesar Rp22 miliar.

“Untuk 5 kabupaten/kota jumlah sasaran siswa lebih kurang 51 ribu dengan total pagu lebih kurang Rp 22 miliar,” ucapnya.

Skema pembiayaan dengan nama Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) ini bakal menggunakan istilah dana bantuan operasional sekolah (BOS) Daerah. Saat ini Peraturan Gubernur sedang dirancang untuk petunjuk teknis.

“Skemanya ini nanti sedang kita susun Peraturan Gubernur sebagai petunjuk teknis pelaksanaan dana BOS yang harus dilaksanakan pihak sekolah PUBG, nanti skemanya adalah BOS Daerah,” sebutnya.

Dana bakal dikirim langsung ke rekening sekolah nantinya. Anggaran disebut lebih besar dibandingkan dengan sistem SPP selama ini karena tidak memakai subsidi silang.

“Jadi dana PUBG ini nanti akan kita setor langsung ke rekening sekolah dengan tidak membedakan si mampu dan tidak mampu, jadi dana yang kita berikan ke sekolah tentu lebih dari skema SPP sekarang,” tuturnya.

Baca Juga:  Daftar Tunggu Calon Jemaah Haji Sumut Capai 54.790 Orang

Sebelumnya, program PUBG ini juga menjadi atensi diterapkan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumut. Hal itu ditegaskan Bobby pada akhir tahun kemarin.

“Ini untuk yang SMA nya di negeri untuk tahun depan harusnya memang yang tahun depan itu yang kita prioritaskan tadinya hanya di Kepulauan Nias untuk yang sekolahnya SMA itu bisa gratis, tapi karena di Tapsel, Tapteng, Sibolga, Langkat, Taput,” kata Bobby Nasution di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).

Bobby menjelaskan korban banjir-longsor juga terdampak mata pencahariannya. Sehingga Pemprov Sumut mempercepat realisasi program unggulan bersekolah gratis (PUBG) tersebut.

“Kita tahu selain rumah pasti ada materil lain yang terdampak seperti sawah ataupun kebunnya, mata pencahariannya jadi terganggu pasti akan menganggu pembiayaan untuk anak-anaknya yang sekolah jadi tahun depan tahun depan di Tapanuli Selatan kita gratiskan, nggak usah bayar-bayar lagi, untuk yang negeri ya termasuk SMK dan SLB,” ujarnya.

Sehingga ada total 10 kabupaten/kota yang bakal diterapkan PUBG itu. 10 kabupaten/kota itu adalah Gunungsitoli, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga.

“Daerah terdampak, sejauh ini akan kita tambahkan kurang lebih ada lima daerah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Sibolga, dan juga Langkat. Lima, penambahannya, jadi, total tahun depan mudah-mudahan 10 kabupaten/kota, lima di Kepulauan Nias, lima di daerah terdampak bencana,” tuturnya.

Penulis : rel

Editor : redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang
Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama
Kejati Sumut Gelar Rakor Persiapan Kerjasama Pemulihan Aset Daerah se-Sumatera Utara
Forwaka Sumut Silaturahmi Dengan Kejati Sumut, Perkuat Sinergitas Pers Dengan Insan Adhyaksa
Pemprov Sumut & AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru
Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Dituding Tidak Memiliki Itikad Baik Mangkir Tanpa Alasan Panggilan Sidang Disnaker Deli Serdang 
Gubernur Bobby Bersama Kementerian PKP Kolaborasi Sediakan Hunian Layak bagi Masyarakat
Gubsu Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Rudi Hadian Siregar Menjabat Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:56 WIB

Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang

Rabu, 23 September 2026 - 14:27 WIB

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

Selasa, 22 September 2026 - 18:39 WIB

Kejati Sumut Gelar Rakor Persiapan Kerjasama Pemulihan Aset Daerah se-Sumatera Utara

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WIB

Forwaka Sumut Silaturahmi Dengan Kejati Sumut, Perkuat Sinergitas Pers Dengan Insan Adhyaksa

Senin, 21 September 2026 - 15:22 WIB

Pemprov Sumut & AS Perkuat Kemitraan Strategis, Buka Peluang Investasi dan Perdagangan Baru

Berita Terbaru