Central Insight: Digital Marketing & Influencer Dorong Pertumbuhan Klinik Kecantikan

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angka pertumbuhan industri klinik kecantikan yang naik sebesar 20% tiap tahunnya, dipengaruhi oleh konsumen yang mencari perawatan lebih canggih, juga platform digital dalam pembentukan loyalitas terhadap merek.

JAKARTA, Indonesia — 25 September 2025 — Central Insight, firma riset yang berfokus di Indonesia, merilis white paper terbaru berjudul “The Indonesian Beauty Clinic Market: Potential of Digital Marketing to Enhance the Growth and Development of Beauty Clinics.” Laporan ini menyajikan analisis dan data mengenai perubahan perilaku konsumen, ekspansi pasar regional, serta strategi pemasaran digital di tahun 2024 dan bagaimana tren ini memengaruhi 2025.

Dengan makin bertambahnya jumlah pengguna smartphone yang sudah menembus angka 191 juta (atau 73,3% jumlah populasi), tak heran jika masyarakat kita banyak yang mencari informasi kecantikan lewat media sosial. Banyaknya kolaborasi dengan influencer di berbagai platform juga mengubah wajah industri kecantikan Indonesia.

Hingga November 2024, jumlah klinik kecantikan di Indonesia telah mencapai 4.438 unit, dan diperkirakan akan menembus 5.000 klinik pada akhir tahun. Angka ini tumbuh 20% dibandingkan tahun sebelumnya. Pulau Jawa masih menjadi pusat pertumbuhan terbesar, meskipun kota-kota besar lain seperti Medan, Makassar, dan Denpasar juga mencatat perkembangan yang signifikan.

“Lonjakan klinik kecantikan di Indonesia bukan sekadar tren, melainkan cerminan perubahan gaya hidup dan demografi yang lebih mendalam,” ujar Rahayu Widayanti, Director & Partner Central Insight. “Pemasaran digital dan strategi influencer kini menjadi elemen krusial dalam pertumbuhan dan pembentukan kepercayaan merek.”

Baca Juga:  Ditanya Soal Pembangunan Gedung Kejati Sumut Proyek Topan Ginting Berbiaya Rp.95 M, Asintel Berang 

Beberapa temuan utama dalam laporan ini termasuk:

1. Tingginya Permintaan Digital: Lebih dari 50% masyarakat Indonesia aktif di platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook, menjadikan medium-medium ini sebagai pendorong utama dari brand awareness juga interaksi konsumen dengan klinik kecantikan.

2. Preferensi Generasi: Generasi Z cenderung memilih perawatan untuk permasalahan jerawat, sementara Generasi X dan Y lebih menyukai facial demi mendapatkan kulit glowing. Perbedaan ini menegaskan perlunya strategi pemasaran yang lebih tersegmentasi.

3. Kisah Sukses: Klinik seperti Mikaderma dan ZAP berhasil meningkatkan visibilitas dan jumlah klien secara signifikan melalui kampanye TikTok dan Instagram (engagement meningkat hingga 61% dan datangnya ribuan klien baru tiap bulan).

4. Hierarki Influencer: Laporan ini mengklasifikasikan influencer dalam lima tingkat (dari nano hingga mega) dan merekomendasikan kombinasi strategis untuk memaksimalkan ROI dan ketepatan kampanye.

5. Peluang Ekspansi: Provinsi di luar Jawa seperti Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan muncul sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan tinggi berkat daya beli urban yang meningkat.

Laporan ini menegaskan bahwa strategi berbasis digital akan menentukan pemenang dalam kompetisi industri kecantikan Indonesia. Pendekatan tersebut mencakup kredibilitas influencer lokal, iklan berbayar di media sosial, serta konten yang dipersonalisasi.

Unduh laporan selengkapnya di: https://centralinsight.com/indonesian-beauty-clinic-market-potential-digital-marketing-for-growth/.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA
Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik
Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut
Wakajati Sumut Hadir Sebagai Penguji Seminar BPSDM Sumut Bahas Program PKN Tingkat II
Dewan Pakar GNPP Sumut : Ali Amran Tanjung Layak Jadi Menteri Agama RI
Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Selasa, 29 September 2026 - 16:45 WIB

Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA

Jumat, 25 September 2026 - 18:06 WIB

Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Jumat, 25 September 2026 - 14:07 WIB

Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik

Jumat, 25 September 2026 - 13:53 WIB

Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubsu Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:37 WIB