Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang 30 Bus Listrik Disiapkan

- Penulis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DeliSerdang.PostSumatera.Id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan layanan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) di Terminal Lubukpakam, Jalan Lintas Medan-Tanjung Morawa, Rabu (19/8/2026).

Peluncuran ini menjadi tahap awal pengoperasian BRT Mebidang yang ditujukan untuk memperkuat transportasi umum di kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deli Serdang sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Bobby menegaskan, penyediaan transportasi umum merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, tingginya penggunaan kendaraan pribadi juga menunjukkan belum optimalnya layanan transportasi publik.

“Pemerintah sebenarnya menyiapkan transportasi umum. Jangan digeser perannya,” kata Bobby dalam peluncuran tersebut.

Karena itu, Bobby meminta program BRT Mebidang tidak berhenti pada peluncuran armada, tetapi dilanjutkan dengan integrasi seluruh layanan transportasi di kawasan Mebidang.

Ia menargetkan sistem pembayaran terintegrasi dapat diterapkan sehingga penumpang cukup membayar sekali meski harus berganti bus atau koridor.

“Jadi kita inginnya mau ke Binjai, mau ke Deli Serdang maupun ke mana pun, bayarnya sekali saja. Nanti masalah pindah-pindah bus karena mungkin koridornya berbeda-beda,” ujarnya.

Bobby juga meminta integrasi tersebut mulai terlihat pada 2027. Dengan sistem itu, masyarakat dari Deli Serdang menuju Medan atau Binjai tidak perlu kembali membayar ketika berpindah layanan sepanjang perjalanan.

“Walaupun harus turun bus, tapi enggak perlu bayar lagi. Sama seperti Busway,” katanya.

BRT Mebidang saat ini memasuki tahap uji coba dengan dua unit bus listrik. Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yudha P Setiawan mengatakan jumlah armada akan ditambah secara bertahap hingga mencapai 30 bus listrik pada 8 Desember 2026.

Dari total tersebut, 13 bus akan melayani Koridor 1 Teladan-Terminal Lubukpakam, 14 bus untuk Koridor 2 Simpang Barat-Binjai, sedangkan tiga unit disiapkan sebagai armada cadangan.

Baca Juga:  Wagub Sumut Apresiasi Persetujuan Ranperda Perubahan Status PD AIJ Menjadi PT AIJ

Layanan tersebut menggunakan skema Buy The Service (BTS), dengan pemerintah membayar operasional berdasarkan jarak tempuh dan standar pelayanan minimum.

Skema ini membuat pengemudi tidak perlu mengejar jumlah penumpang, tetapi berfokus pada ketepatan waktu, keselamatan, dan kenyamanan.

Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan BRT Mebidang secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif yang ditetapkan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 untuk kategori khusus seperti pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
Selain armada, sebanyak 121 titik pemberhentian baru akan dibangun. Rinciannya 68 titik pada lintasan Teladan-Terminal Lubukpakam dan 53 titik pada lintasan Simpang Barat-Binjai.

Pemprov Sumut juga meluncurkan aplikasi Trans-Sumut untuk membantu masyarakat mengecek rute, memantau posisi bus secara real-time, serta melakukan pendaftaran tarif khusus.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Muiz Thohir mengatakan BRT Mebidang merupakan salah satu proyek percontohan pengembangan transportasi publik bersama kawasan Bandung Raya.
Ia menyebut kemacetan menjadi salah satu alasan pengembangan transportasi publik perlu dipercepat. Berdasarkan data TomTom Traffic Index yang disampaikannya, tingkat kemacetan Medan mencapai 54,02 persen.

“Pembangunan BRT bukan semata proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi, serta masa depan perkotaan yang lebih hijau,” kata Muiz.

Pengelolaan BRT Mebidang selanjutnya juga akan diarahkan menuju badan usaha milik daerah (BUMD) bersama yang melibatkan Pemprov Sumut, Pemko Medan, Pemko Binjai, dan Pemkab Deli Serdang.

Bobby berharap kolaborasi tersebut mampu menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama masyarakat Mebidang dan menjadi salah satu penanda kawasan tersebut berkembang sebagai kawasan metropolitan.rel/klip.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Gubernur Bobby Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU, Beasiswa hingga Dukungan Pembangunan Kampus
Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin
Gubsu Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang
Andre Rosiade Bilang Bobby Nasution Gubernur yang Bekerja Keras
Gubsu Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal
Tutup PKN Tingkat II Angkatan XII, Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Senin, 28 September 2026 - 18:14 WIB

Gubernur Bobby Siapkan Dua Hadiah untuk UMSU, Beasiswa hingga Dukungan Pembangunan Kampus

Minggu, 27 September 2026 - 16:30 WIB

Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin

Sabtu, 26 September 2026 - 20:59 WIB

Andre Rosiade Bilang Bobby Nasution Gubernur yang Bekerja Keras

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubsu Ajak IKM Sumut Perkuat Ekonomi Keumatan dan Industri Halal

Berita Terbaru