Bawaslu Sumut Kolaborasi Kelompok Cipayung, Kolega & Media Awasi Netralitas ASN Tolak Politik Uang di Simalungun

- Penulis

Minggu, 3 November 2024 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Postsumatera.id – Dalam persiapan menuju Pilkada Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera utara (Sumut) memperkuat upaya pengawasan dengan menggandeng Kolaborasi Anak Bangsa (Kolega), kelompok Cipayung, serta media di Hotel Agave Kabupaten Simalungun, Sabtu (2/11/2024).

Komisioner Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu mengatakan forum grup discusion (FGD) hari ini dilakukan untuk mengawal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menolak praktik politik uang yang merusak proses demokrasi. Ia menyatakan kolaborasi lintas organisasi ini bertujuan memperkuat pengawasan dan mengedukasi masyarakat terkait bahaya politik uang.

“Kami ingin masyarakat dan ASN paham betul bahwa Pilkada harus berjalan secara jujur, adil, dan tanpa intervensi kepentingan politik praktis,” katanya sabtu (2/11/2024).

Ia menjelaskan kolaborasi ini melibatkan peran aktif Kolaborasi anak bangsa (Kolega) dan kelompok Cipayung plus, yang terdiri dari organisasi kepemudaan seperti GMNI, HMI, IMM, PMII, dan Kopasis serta media.

“Selain itu, media diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memberikan informasi yang objektif serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga integritas pilkada. Peran media sangat besar dalam memberikan informasi yang kredibel dan mengawal proses pilkada secara netral,” terang Saut.

“Dengan dukungan penuh dari berbagai elemen, kami optimis langkah pengawasan akan lebih efektif, menciptakan pilkada yang berkualitas, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Sumatera Utara,” lanjutnya.

Sementara itu, Perwakilan Kolega Psalmen Padang menyampaikan pihaknya siap bekerja sama untuk memastikan pemilu berjalan bersih.

“Kami berkomitmen untuk menolak segala bentuk politik uang dan memastikan ASN tidak terlibat politik praktis,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan memilih pemimpin adalah hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dalam negara demokrasi. Ini adalah wujud dari kedaulatan rakyat yang menjadi dasar dari sistem demokrasi.

Baca Juga:  Ciptakan Cooling System Ramadhan 1446 H / 2025 M, Kapolsek Sukaramai Sambangi Masyarakat

“Pemilu yang partisipatif dan bebas menunjukkan kekuatan demokrasi. Ketika masyarakat menggunakan hak pilihnya, demokrasi menjadi lebih kuat dan berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu sangat penting juga menghindari politik identitas yang dapat menyebabkan perbedaan, dan mendukung inklusivitas di berbagai bidang, termasuk dalam pengambilan keputusan politik,” seru Psalmen.

Maka Psalmen mendorong Bawaslu melakukan pengawasan di antara lembaga-lembaga negara untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan memastikan pemerintah menjalankan fungsi-fungsi mereka secara demokratis.

“Bawaslu berperan memastikan bahwa seluruh proses pemilu berjalan netral, tanpa memihak pada kandidat atau partai politik mana pun, sehingga kepercayaan publik terhadap pemilu terjaga. Bawaslu juga sangat perlu bermitra dengan berbagai lembaga dan elemen masyarakat untuk memperluas pengawasan, meningkatkan sosialisasi, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilu,” lugasnya.

Di sisi lain, salah satu peserta, Cavin Tampubolon, menuturkan, selama ini netralitas ASN hanya berlangsung selama 6 hari kerja sebagai contoh banyak terjadi tindakan tidak netralitas dan penggiringan massa ASN di Kabupaten Simalungun. Namun bukan hanya ASN dan penyelenggara yang harus netral tetapi media dan mahasiswa juga mestinya netral karena dibutuhkan netralitas mahasiswa dalam menggerakkan netralitas

“Hingga hari ini penindakan yang dilakukan Bawaslu masih belum maksimal dikarenakan harus dilapor dulu baru ditindak, jika tidak ada maka tidak ada laporan,” jelas Cavin.

Selain itu, ia juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Bawaslu Sumut melakukan FGD di Kabupaten Simalungun, suara daerah juga menjadi sangat penting dalam proses demokrasi.

“Semoga pasca FGD hari ini ada tindak lanjut dari Bawaslu Sumut agar dapat mensukseskan Pemilu 2024,” pungkas alumni GMKI USI itu. (Nikson Sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dewan Terima Dokumen Raqan Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dari Eksekutif
Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untu Atlet Legendaris Sumut
Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
Bidpropam Poldasu Respon Dumas Kasus Dugaan Pencurian di Kantin Dukcapil Deli Serdang
Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober
Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan
Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat
Gubernur Bobby Paparkan Deretan Proyek Strategis Sumut pada IMT-GT ke-32, Dari Sei Mangkei hingga Toba Caldera Resort

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:02 WIB

Dewan Terima Dokumen Raqan Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dari Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 14:22 WIB

Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untu Atlet Legendaris Sumut

Sabtu, 12 September 2026 - 17:05 WIB

Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Jumat, 11 September 2026 - 20:15 WIB

Gubernur Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

Jumat, 11 September 2026 - 17:56 WIB

Gubernur Bobby Bersama Wapres Tinjau Siswa Diduga Keracunan MBG di Karo, Pastikan Pemulihan Kesehatan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Bersembunyi di Medan, DPO Kasus Tambang Ilegal di Madina Akhirnya Diciduk

Senin, 14 Sep 2026 - 18:54 WIB