Bupati/Walikota Harus Bisa Ikuti Ritme Gubsu Tekan Inflasi di Sumut

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.id – Gerak cepat tanggap dan berani Gubernur Sumatera Utara menekan inflasi layak mendapat apresiasi. Masyarakat mendorong hal itu juga perlu diikuti kemauan dan keberanian dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Sumut.

Demikian disampaikan Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Sumatera Utara Rolel Harahap, Sabtu 25/10/2025 di Medan. Mantan Wakil Walikota Tanjungbalai itu menilai gerak cepat penanganan inflasi yang dilakukan Gubsu patut diapresiasi.

“Namun saya lihat kok Pemkab/Pemkot, terutama penyumbang inflasi terbesar, masih belum serius. Kami berharap Bupati/Walikota bisa mengikuti ritme Gubernur,” ujar Rolel.

Mantan Ketua KNPI Sumut itu juga menggarisbawahi soal isu spekulan yang bermain dalam persoalan inflasi ini. Maka dia meminta aparat penegak hukum bisa menelusuri isu tersebut.

“Jangan biarkan spekulan ini mengambil kesempatan dalam kesempitan. APH harus juga turun tangan agar inflasi bisa ditekan,” tegas Rolel.

Terpisah, mantan Sekda Provsu, Dr RE Nainggolan MM turut buka suara. Dia mengapresiasi langkah cepat dan strategis yang dilakukan Gubsu dalam mengendalikan laju inflasi di daerah ini. Menurutnya, kebijakan yang diambil Gubernur menunjukkan kepemimpinan yang tanggap dan berani.

“Gerak cepat Gubernur Bobby Nasution dalam menyiapkan 11 langkah strategis untuk menekan inflasi patut diapresiasi. Beliau tidak hanya berpikir jangka pendek, tetapi juga memperkuat sistem pengendalian harga dan distribusi bahan pokok di Sumatera Utara,” ujar RE Nainggolan.

Mantan Bupati Taput itu menilai kebijakan Gubsu membuka peluang investasi dan memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modal di Sumatera Utara merupakan strategi jangka panjang yang berpotensi memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Bittime Resmi Listing Token Aster dan Avatis, Hadirkan Kesempatan Diversifikasi Aset Bagi Investor Indonesia

“Investasi yang sehat akan memperkuat rantai pasok, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjaga daya beli masyarakat,” kata Dr RE Nainggolan.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin mengakui harga cabai merah mengalami penurunan yang cukup signifikan
jelang akhir pekan.

Kata Akademisi UISU itu, pada dasarnya harga cabai merah memang dalam tren turun, meskipun diproyeksikan masih akan kesulitan untuk ditransaksikan dalam rentang hingga Rp33 ribu/kg pada November mendatang.

“Ketergantungan Sumut pada cabai merah dari luar Sumut, membuat harga cabai merah di wilayah ini berpeluang bergerak sangat volatile. Dan intervensi yang dilakukan pemerintah Sumut memang bisa meredam harga cabai merah sesaat. Belakangan intervensi yang dilakukan Pempropsu cukup efektif dalam menekan harga, meskipun sempat alami kegagalan di awal intervensinya,” ujar Gunawan Benjamin.

Langkah Gubernur Sumut dalam meredam inflasi dengan intervensi harga memang efektif dalam jangka pendek.

“Namun sebaiknya jangan sering dilakukan. Terlebih jika dilakukan dengan mengandalkan intervensi dengan skema subsidi barang dari luar wilayah Sumut. Selain bisa memicu keluhan di kalangan pedagang, intervensi yang dilakukan juga tidak memberikan manfaat ke petani yang ada di Sumut,” tukas Gunawan.

Sebelumnya, selain di Pasar Petisah, Pemprovsu juga mendistribusikan cabai merah antara lain ke Pasar Induk Lau Cih, Pasar MMTC, Pasar Sei Sikambing, Pusat Pasar, Pasar Sukaramai, serta sejumlah pasar di Kabupaten Deliserdang.

Langkah ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Gubernur Sumut, untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan utama penyumbang inflasi. Dengan langkah kolaboratif itu, diyakini laju inflasi di Sumut bisa terkendali.

Penulis : rel

Editor : redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pasca Gempa, Lazismu Salurkan 235 Paket School Kit untuk Siswa SDK Dampek
Direktur Kantor Hukum Gotong Royong Makmur Malau, S.H : Kepala Sekolah SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Tidak Punya Niat Baik
Janggal!! NIB Yayasan yang Kelola Perguruan Methodist Tanjung Morawa Skala Mikro Namun Uang Sekolah Capai 500 Ribu
Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Tidak Hadiri Sidang Klarifikasi di Disnaker Deli Serdang
Genjot PAD Pemprov Sumut Buka Layanan Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari di Akhir Pekan
Upaya Dekatkan Anak dengan Al-Qur’an Serta Usaha Membentuk Akhlak Mulia, Kecamatan Medan Kota Hadirkan Program Camat Mengaji Al-Qur’an
Banjir Besar Jadi Pelajaran, Pemko Medan Apresiasi Kepada IOM Turut Membantu Perkuat Kesiapsiagaan & Kolaborasi Kemanusiaan
Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Gercep Lakukan Sidak Pasar & Siapkan Intervensi Harga

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:44 WIB

Pasca Gempa, Lazismu Salurkan 235 Paket School Kit untuk Siswa SDK Dampek

Senin, 7 September 2026 - 18:00 WIB

Direktur Kantor Hukum Gotong Royong Makmur Malau, S.H : Kepala Sekolah SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Tidak Punya Niat Baik

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Tidak Hadiri Sidang Klarifikasi di Disnaker Deli Serdang

Sabtu, 5 September 2026 - 23:21 WIB

Genjot PAD Pemprov Sumut Buka Layanan Bayar Pajak Kendaraan Malam Hari di Akhir Pekan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Upaya Dekatkan Anak dengan Al-Qur’an Serta Usaha Membentuk Akhlak Mulia, Kecamatan Medan Kota Hadirkan Program Camat Mengaji Al-Qur’an

Berita Terbaru