Pemprov Sumut Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pemprov Sumut Kebut Perbaikan Infrastruktur SDA Rusak Akibat Bencana

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggenjot perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam di sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk menahan sedimen, mencegah banjir susulan, sekaligus mempercepat pemulihan kawasan pascabencana.

“Kita berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana di beberapa lokasi di Sumut,” ujar Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut, Gibson Panjaitan, dalam konferensi pers yang digelar Diskominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (26/8/2026).

Menurut Gibson, salah satu lokasi yang mendapat penanganan adalah Sungai Aek Sigala-gala, Tapanuli Tengah (Tapteng). Perbaikan dilakukan dari bagian hulu hingga hilir untuk mengurangi risiko banjir dan dampak material sedimen.

Di bagian hulu, BBWS Sumatera membangun Sabo Dam di Sungai Aek Sigala-gala, Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk menahan material sedimen dan mencegah terjadinya banjir susulan.

“Untuk kawasan hilir Dinas SDA Sumut melakukan penguatan tebing di beberapa titik banjir. Progresnya sudah teken kontrak dan alat berat juga sudah di lapangan. Minggu ini sudah beroperasi agar perbaikan infrastruktur banjir yang rusak bisa cepat selesai,” katanya.

Gibson menjelaskan, sepanjang 2026 Dinas SDA Sumut melaksanakan 16 kegiatan pascabencana. Dari jumlah tersebut, sembilan kegiatan pembangunan telah menandatangani kontrak, sedangkan tujuh kegiatan lainnya masih dalam proses tender.

Kegiatan pembangunan tersebut tersebar di sejumlah daerah terdampak bencana, yakni Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Batubara, dan Mandailing Natal.

Baca Juga:  Dua Kali Mangkir Alasan Sakit, WS Serahkan Diri ke Kejati Sumsel

Sementara itu, perbaikan infrastruktur penanganan pascabencana yang menggunakan anggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) dilakukan di sejumlah lokasi di Tapanuli Tengah. Di antaranya, perkuatan tebing Sungai Aek Panjaitan dengan anggaran Rp25 miliar, rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Badiri Lopian Rp1,5 miliar, rehabilitasi saluran Daerah Irigasi Mombang Boru Rp18 miliar, serta perkuatan tebing Sungai Aek Badiri Rp30 miliar.

Selain itu, dialokasikan anggaran untuk rehabilitasi tanggul Sungai Aek Sibundong sebesar Rp30 miliar, perbaikan tanggul Sungai Aek Pintu Bosi Rp23 miliar, rehabilitasi tanggul Sungai Aek Siaili Tukka Rp20 miliar, serta perkuatan tebing Sungai Aek Sibuluan Rp50 miliar.

Tak hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana, Dinas SDA Sumut juga akan menambah jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Gibson mengatakan, berdasarkan data luas irigasi permukaan maupun rawa di Sumatera Utara, saat ini lahan yang berada dalam kondisi produktif tercatat sekitar 36.000 hektare dari total potensi sekitar 113.000 hektare.

“Tahun ini kami akan menangani 20 daerah irigasi untuk menambah lahan pertanian produktif di Sumut seluas 5.050 hektare. Pengerjaan ini kita harapkan dapat selesai hingga Desember 2026, sehingga tahun depan lahan pertanian produktif bisa bertambah dari 36 ribu hektare menjadi 41 ribu hektare,” jelas Gibson. Rel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera
Pemprov Sumut Perkuat Perlindungan PMI dan Persempit Ruang TPPO
Pasca Gempa, Lazismu Salurkan 235 Paket School Kit untuk Siswa SDK Dampek
Gubernur Bobby Tinjau Titik Banjir Letda Sujono, Penanganan Langsung Dipercepat
Gubsu Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi
Gubsu Dorong Pengembangan Komoditas Ekspor Sumut Bernilai Ekonomi Tinggi
Direktur Kantor Hukum Gotong Royong Makmur Malau, S.H : Kepala Sekolah SMA Methodist Tanjung Morawa dan Pihak Yayasan Tidak Punya Niat Baik
Janggal!! NIB Yayasan yang Kelola Perguruan Methodist Tanjung Morawa Skala Mikro Namun Uang Sekolah Capai 500 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:38 WIB

Gubernur Bobby Usulkan 4 Skema Satukan Potensi Ekonomi 10 Provinsi se-Sumatera

Rabu, 9 September 2026 - 16:17 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Perlindungan PMI dan Persempit Ruang TPPO

Selasa, 8 September 2026 - 20:44 WIB

Pasca Gempa, Lazismu Salurkan 235 Paket School Kit untuk Siswa SDK Dampek

Selasa, 8 September 2026 - 19:24 WIB

Gubernur Bobby Tinjau Titik Banjir Letda Sujono, Penanganan Langsung Dipercepat

Selasa, 8 September 2026 - 15:33 WIB

Gubsu Tegaskan Usaha Tak Berizin dan Ganggu Kamtibmas Tak Boleh Beroperasi

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Pemprov Sumut Perkuat Perlindungan PMI dan Persempit Ruang TPPO

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:17 WIB