Persoalan Banjir Rob Belawan Tak Kunjung Tuntas, warga : Datang Tebar Pesona, Program Pembuatan Tanggul Hanya Omdo

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 00:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belawan,PostSumater.Id – Sejak Jumat (15/5/26) lalu, Medan Belawan dan sekitarnya di terjang banjir rob, ini disebabkan tingginya permukaan air laut yang menyebabkan beberapa Lingkungan di Kecamatan Medan Belawan terendam banjir, bahkan tinggi genangan air hampir sedada orang dewasa.

Banjir rob yang rutinitas terjadi ini selalu dihadapi masyarakat Medan Belawan, tanpa adanya solusi dari Pemerintah Kota Medan, termasuk para wakil rakyat yang duduk di DPRD Medan dan Sumut hingga DPR RI dapil Sumut satu. s
Seakan tutup mata dengan kondisi seperti ini, akibatnya masyarakat pun frustasi bahkan mulai apatis, pasrah dan menyerah dengan kondisi terebut.
“Banjir rob yang terjadi secara rutin ini, menyebabkan perabotan rumah rusak, dan pasca surut menyisakan lingkungan yang becek, kumuh dan berpotensi menimbulkan penyakit kulit,” ungkap salah seorang warga Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Hariman Siregar, Senin (19/5/26).
Hariman yang juga salah satu dari warga yang juga korban terdampak banjir rob ini mengungkapkan, dikawasan tempatnya berdomisili termasuk dari dampak banjir rob yang parah sehingga mengakibatkan  banyak keluarga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Dan dirinya sangat menyesalkan sikap Pemko Medan yang terkesan diam tanpa berbuat apa-apa. Menurutnya, Walaupun banjir rob ini banjir yang rutin terjadi, namun perhatian dari Wali Kota Medan semuanya hanya sebatas wacana saat kampanye, realisasinya nol besar.
“Warga Belawan saat ini sudah frustasi dengan janji-janji politik Wali Kota Medan, mereka berjanji segera melakukan upaya-upaya cepat menangani banjir rob yang kerap terjadi di sini, dengan program membuat tanggul pemecah banjir rob, namun semuanya cuma omdo alias omong-omong doang,”ujar Hariman yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda di Medan Belawan ini.
Menurut Hariman, pembuatan tanggul pemecah banjir rob di Belawan mendesak untuk dikerjakan, tapi faktanya Wali Kota Medan ketika datang ke Belawan,hanya sekedar tebar pesona dan janji kosong tanpa ada kejelasan dari program pembuatan tanggul tersebut.
“Sebagai masyarakat kami kecewa dengan Wali Kota Medan saat ini, datang ke Belawan hanya melihat lalu pulang tanpa solusi. Jika melihat kinerja Wali Kota Medan sebelumnya, alhamdulilah jembatan Canang selesai. Padahal sudah bertahun-tahun jembatan penting yang menghubungkan masyarakat Canang dengan Kota Belawan selesai di bangun, namun untuk tanggul rob entah kapan dikerjakan, jangan kan dikerjakan, rencana pun tidak jelas. Apa nunggu Belawan dan masyarakatnya tenggelam baru Pemko Medan turun,” tanya Hariman dengan nada heran.
Menurut Hariman, jika kondisi Belawan dibiarkan terus seperti ini tanpa ada langkah kongkrit dari Pemerintah Kota Medan, ada baiknya wacana pemekaran Medan Utara perlu di kaji dan di diskusikan kembali diantara masyarakat Belawan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, sehingga Medan Belawan ketika berdiri sendiri memiliki tanggung jawab untuk membangun daerahnya.
“Medan Utara khususnya Belawan turut berkontribusi besar bagi pendapatan untuk negara, namun faktanya Belawan seperti di anak tiri kan, konflik kerap terjadi karena faktor sosial ekonomi, pendidikan dan sebaginya, jadi wacana pemekaran wilayah Medan Utara dengan Belawan sebagai central growth, perlu di suarakan lagi,”tegas Hariman.
Walikota Medan Rico Waas, dikonfirmasi wartawan, Selasa (195/26), terkait dengan persoalan tersebut melalui pesan Whatsap, belum memberikan jawaban. red/rel

Baca Juga:  MLV Teknologi dan Universitas Paramadina Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Inovasi dalam Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia
Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu
BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat
Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan
Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu
Amburadulnya Tata Kelola SPPG di Sumut, Ka Regional Sumut Cuek, KPPG Medan : Optimalkan Tim Pemantau dan Pengawas MBG
Pemko Medan Anggarkan Duit 10 M Untuk Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes Medan, LBH Medan : Walikota Permainkan & Lukai Hati Rakyat
Apresiasi Masyarakat Taat Pajak, Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:39 WIB

BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:54 WIB

Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu

Berita Terbaru