Hasyim Bungkam Soal Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Anggota DPRD Medan

- Penulis

Jumat, 13 September 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Medan Hasyim, SE

i

Ketua DPRD Medan Hasyim, SE

Medan, Postsumatera.id – Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, SE yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Sumut yang merupakan Ketua DPC PDIP Kota Medan diam seribu bahasa mengenai dugaan korupsi perjalanan dinas di DPRD Kota Medan.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (12/9/2024) melalui pesan Whatsappnya, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim, SE tak memberi komentar apapun alias bungkam.

Sebagai wakil rakyat, tak seharusnya Hasyim memilih bungkam dalam konfirmasi tersebut mengingat anggaran yang dipergunakan merupakan dari rakyat yang harus dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya diberitakan, Aliansi Aktivis Kota (AKTA) meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi perjalanan anggota DPRD Kota Medan Tahun 2022-2023 yang tidak sesuai.

Permintaan itu disampaikan Ari Gusti Syahputra bersama beberapa aksi massa saat berorasi di depan Gedung DPRD Kota Medan, Jalan Raden Saleh, Kamis (12/9/2024).

“Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan adanya realisasi belanja perjalanan dinas anggota DPRD Kota Medan Tahun 2022-2023 yang tidak sesuai sebesar Rp7,6 miliar dan telah disetorkan sebesar Rp3,1 miliar sehingga terdapat selisih sebesar Rp4,4 miliar,” ujar.

Baca Juga:  Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

Ari mengungkapkan, temuan BPK itu jelas merugikan negara sehingga aparat penegak hukum tidak boleh mendiamkan dugaan korupsi tersebut.

“Pada kesempatan ini kami meminta agar Ketua DPRD Medan, Sekwan, bendahara dan anggota DPRD Kota Medan untuk diperiksa karena diduga terlibat dalam dugaan korupsi perjalanan dinas berjemaah tersebut,” ungkapnya.

Dalam aksi ini, massa juga membentangkan poster di pagar pintu masuk Gedung Dewan. Dalam poster tersebut ada 3 poin tuntutan. Antara lain, Tangkap Pimpinan Dewan Hasyim, Penjarakan Seluruh Pihak Yang Terlibat Atas Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Medan, Segera Proses Hukum Atas Temuan BPK tersebut.

Massa aksi berjanji akan membawa masa yang lebih besar jika tuntutan mereka tak dipenuhi. Mereka juga berencana akan menggelar aksi serupa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utata dan Mapoldasu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Inspeksi Visual dan Thermal Jarak Jauh dengan DJI Zenmuse H30T
Gubsu Lantik 8 Pejabat Eselon II, Minta Ciptakan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi
BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Terapkan Future-Ready Governance, BRI Life Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026
BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026
Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi
Gubsu Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
Gubernur Bobby Buka MPLS 2026 se-Sumut, Tekankan Pentingnya Menghormati Guru dan Orang Tua

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:11 WIB

Inspeksi Visual dan Thermal Jarak Jauh dengan DJI Zenmuse H30T

Senin, 13 Juli 2026 - 20:34 WIB

Gubsu Lantik 8 Pejabat Eselon II, Minta Ciptakan Program yang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 13 Juli 2026 - 17:48 WIB

BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services

Senin, 13 Juli 2026 - 17:22 WIB

Terapkan Future-Ready Governance, BRI Life Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:42 WIB

BRI Finance Raih Pertumbuhan Positif di Segmen Kendaraan Bekas hingga Mei 2026

Berita Terbaru