Kementerian PU Rampungkan Dua Embung Penopang Pertanian dan Wisata di Dataran Tinggi Dieng

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 2 Oktober 2025 – Dua embung yang baru saja selesai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, siap menjalankan peran multifungsinya. Lebih dari sekadar infrastruktur pengairan, Embung Dieng 1 dan Embung Dieng 2 dirancang sebagai penopang utama bagi sektor pertanian, pariwisata, sekaligus pengendali banjir di kawasan pertanian dan wisata itu.

Kehadiran kedua infrastruktur air itu sekaligus
juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan
kesejahteraan masyarakat. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa
pembangunan fasilitas seperti embung memiliki peran yang sangat strategis.

“Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan
menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung,
hingga waduk di berbagai daerah,” kata Menteri Dody. “Kehadiran infrastruktur
ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga
produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun
menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim.”

Secara spesifik, kedua embung yang baru saja
selesai dibangun itu memiliki fungsi yang saling melengkapi. Embung Dieng 1,
yang berlokasi di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, tidak hanya berfungsi sebagai
sumber irigasi. Dengan volume tampung mencapai 3.284,7 m³ dan luas genangan
2.339,18 m², embung ini mampu mengairi lahan pertanian sayuran seluas 58,10
hektare di wilayah Sikunang 1, Sikunang 2, dan area telaga. Embung Dieng 1 juga
berfungsi sebagai kolam retensi yang vital untuk mengendalikan potensi banjir serta
menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan hulu Sungai Serayu.

Sementara
itu, Embung Dieng 2 dirancang dengan peran ganda sebagai pendukung sektor
pertanian dan pariwisata. Memiliki volume tampung lebih besar, yakni 4.064 m³,
dan luas genangan 2.291,60 m², embung ini bisa melayani irigasi bagi lahan
seluas 5,35 hektare. Di sisi lain, embung ini juga dikembangkan secara khusus
sebagai destinasi wisata baru, yang diharapkan dapat menambah daya tarik
kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng yang sudah populer.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemprovsu

Pembangunan
kedua embung, yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu
Opak sejak Mei 2024 dan kini telah rampung 100%, memberikan jaminan
ketersediaan air sepanjang tahun. Kawasan Dieng sendiri merupakan sentra
produksi komoditas unggulan seperti kentang, wortel, kubis, dan bawang putih,
di mana Kentang Dieng telah dikenal luas karena kualitasnya. Selain itu, produk
khas lain seperti carica, purwaceng, tembakau, dan kopi arabika juga menjadi
andalan.

Dengan
dukungan irigasi dari kedua embung ini, petani Dieng kini dapat memastikan
tanaman mereka memperoleh pasokan air yang cukup, bahkan saat musim kemarau.
Ketersediaan air yang terjamin ini tidak hanya menjaga keberlanjutan produksi,
tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen, sehingga berdampak
positif pada kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat
daerah.

Kehadiran
Embung Dieng 1 dan Embung Dieng 2 menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan sumber
daya air yang terencana dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan
lingkungan secara serentak bagi masyarakat di Dataran Tinggi Dieng.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA
Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik
Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut
Wakajati Sumut Hadir Sebagai Penguji Seminar BPSDM Sumut Bahas Program PKN Tingkat II
Dewan Pakar GNPP Sumut : Ali Amran Tanjung Layak Jadi Menteri Agama RI
Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Selasa, 29 September 2026 - 16:45 WIB

Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA

Jumat, 25 September 2026 - 18:06 WIB

Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Jumat, 25 September 2026 - 14:07 WIB

Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik

Jumat, 25 September 2026 - 13:53 WIB

Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubsu Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:37 WIB