Aipda Robig Tembak 3 Siswa SMK 4 Semarang Tanpa Peringatan

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, Postsumatera.id – Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Pol Artanto mengakui bahwa Aipda Robig Zaenudin tidak melepaskan tembakan peringatan sebelum menembak tiga siswa SMKN 4 Kota Semarang. Artanto pun mengakui penembakan oleh Robig sebenarnya tidak diperlukan.

Artanto mengatakan, penembakan yang dilakukan Robig sudah dikategorikan sebagai tindakan eksesif.

“Jadi excessive action atau tindakan berlebihan maksudnya dia tidak perlu sebenarnya mengeluarkan tembakan terhadap orang yang sedang tawuran kreak (gangster remaja) tersebut,” ungkap Artanto saat diwawancara di Mapolda Jateng, Kamis malam (28/11/2024) setelah pengamanan orasi aksi kamisan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Artanto, hal tersebut menjadi fokus penyelidikan Bidpropam Polda Jateng terhadap Robig. Ketika ditanya soal seberapa terancam Robig sehingga dia harus melakukan penembakan, Artanto belum bisa menjawab.

“Itu nanti dari hasil penyelidikan akan menentukan,” ujarnya.

Namun dia tak menampik bahwa Robig memang tidak melepaskan tembakan peringatan.

Baca Juga:  Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya

“Tidak ada. Tembakan itu mengarah ke korban dengan pelaku tawuran,” kata Artanto ketika ditanya apakah ada tembakan peringatan sebelum Robig menembak tiga siswa SMKN 4 Kota Semarang.

Di sisi lain , Sebelumnya Artanto telah menyampaikan bahwa Robig sudah ditahan di Polda Jateng.

“Anggota tersebut atas nama ipda robig zaenudin itu sudah dilakukan pemeriksaan oleh Polda Jawa Tengah. Yang bersangkutan saat ini dalam penahanan atau penempatan khusus selama 20 hari dalam rangka proses penyelidikan,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/11/2024).

Dia menambahkan, proses penyelidikan terhadap Robig akan diawasi ketat.

“Tentunya proses ini kita diawasi internal oleh Itwasum, Komnas HAM, Kompolnas, dan Divpropam. Divpropam sudah turun untuk mengawasi dan mengasistensi proses penyelidikan terhadap anggota yang bermasalah ini,” ucapnya.(Andry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Susu MBG Jadi Sorotan, Ini Fakta Minuman Rasa Susu Multivitamin yang Banyak Dicari
Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang
Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan
Sukses Rampungkan Pendidikan P3N XXVII Lemhannas RI, Dr. T.R. Fahsul Falah Siap Perkuat Kepemimpinan Visioner Nasional
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban
Dupoin Futures Resmi Jadi Anggota AFTECH, Perluas Kolaborasi di Industri Fintech
Gandeng Aparat Penegak Hukum, Pemprov Sumut Perkuat Pengawasan dan Penertiban Tambang Ilegal
Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:09 WIB

Susu MBG Jadi Sorotan, Ini Fakta Minuman Rasa Susu Multivitamin yang Banyak Dicari

Senin, 8 Juni 2026 - 23:07 WIB

Dukung Tata Kelola Bisnis yang Sehat, BRI Finance Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kejaksaan Negeri Padang

Senin, 8 Juni 2026 - 21:59 WIB

Pusat Industri RI Bergeser, Subang Jadi Arah Baru Pertumbuhan

Senin, 8 Juni 2026 - 20:15 WIB

Sukses Rampungkan Pendidikan P3N XXVII Lemhannas RI, Dr. T.R. Fahsul Falah Siap Perkuat Kepemimpinan Visioner Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 15:54 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial, PTPN I Sembelih 304 Hewan Kurban

Berita Terbaru