Harga Daging Ayam di Sumut Mulai Turun

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.Id – Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Sumatera Utara (Sumut) mulai menunjukkan tren penurunan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pun terus menggenjot berbagai langkah stabilisasi pasokan dan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026.

Berdasarkan data pengendalian inflasi daerah Sumut, harga daging ayam di Pasar Sei Sikambing Medan per 27 Februari 2026 terpantau Rp41.386 per kilogram. Harga terendah tercatat di Asahan dan Tebingtinggi sebesar Rp32 ribu per kilogram, sedangkan harga tertinggi di Kota Sibolga mencapai Rp55.072 per kilogram. Rata-rata Indeks Harga Konsumen (IHK) daging ayam berada di angka Rp43.665 per kilogram.

“Harga daging ayam dari awal Ramadan berkisar Rp50 ribu per kilogram, dan saat ini mulai stabil Rp45 ribu per kilogram. Ini memang masih di atas harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp40 ribu per kilogram, tapi kita berupaya untuk menurunkannya dengan Gerakan Pangan Murah (GPM),” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga (PPDN-TN) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, Charles T.H. Situmorang, Senin (2/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerakan Pangan Murah (GPM) khusus daging ayam dilaksanakan pada 2–3 Maret di Pusat Pasar, Sei Sikambing, Petisah, Sukaramai, Medan Deli, Marelan, dan Bakaran Batu. Selanjutnya pada 9–10 Maret di Pusat Pasar, Sei Sikambing, Petisah, Sukaramai, Medan Deli, Marelan, dan Gambir. Kemudian pada 16–17 Maret di Pusat Pasar, Sei Sikambing, Petisah, Sukaramai, Medan Deli, Marelan, dan Pancur Batu.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Tekankan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Selain itu, Dinas Perindag ESDM Sumut juga melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas ketersediaan dan stabilitas pasokan daging ayam. Rapat tersebut dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut, Yosi Sukmono, di Kantor Dinas Perindag ESDM Sumut pada 24 Februari 2026.

Rapat dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumut, perwakilan Biro Perekonomian Sumut, perwakilan Direktur PUD Pasar Kota Medan, serta perwakilan pelaku usaha, yakni PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Primafood International, PT Mabar Feed, PT Ciomas Adisatwa, PT Extravert Nasuba, PT Seerad, dan PT Indojaya Agrinusa.

Dalam rapat tersebut, para pelaku usaha memaparkan kondisi pasokan daging ayam saat ini, termasuk jalur distribusi ke pasar-pasar tradisional.

“Dinas Perindag ESDM dalam rapat koordinasi ini berupaya untuk memperkuat sinergi, pengawasan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan serta menjaga stabilitas daging ayam di wilayah Sumut,” jelas Charles.

Upaya ini semakin diintensifkan menjelang Idulfitri 2026, khususnya terkait komitmen pelaku usaha untuk meningkatkan pasokan daging ayam di pasar tradisional yang mudah dijangkau masyarakat.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga ketahanan pangan daerah, mengantisipasi potensi lonjakan permintaan, serta memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan pasokan yang mencukupi,” kata Charles.

Penulis :rel

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Gubsu dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi
Makmur Malau: Penanganan Kasus Dugaan Perusakan Secara Bersama Kantin Dukcapil Deli Serdang Lambat
Gubernur Bobby Dorong Perda Larangan Vape dan Panti Rehabilitasi Narkoba
HUT ke-78 Sumut, Gubernur Sumut Sebut Kolaborasi Kunci Wujudkan Daerah Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Gubernur Bobby Tinjau Sempadan Sungai Sibuluan, Pastikan Rekonstruksi Tanggul dan Hunian Warga Dipercepat
Respons Cepat Gubernur Bobby, Pastikan Bantuan Pascabencana Tepat Sasaran dan Tekankan Validitas Data di Tapteng
Gubernur Sumut Desak Percepatan Proyek Tanggul dan Sabodam Sungai Tukka
Percepat Rekonstruksi Pascabencana, Gubernur Bobby Tinjau Tanggul Sungai Badiri

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:54 WIB

Sengketa Lahan SMAN 5 Pematangsiantar, Gubsu dan Sekolah Sepakati Relokasi Jadi Solusi

Kamis, 16 April 2026 - 15:48 WIB

Makmur Malau: Penanganan Kasus Dugaan Perusakan Secara Bersama Kantin Dukcapil Deli Serdang Lambat

Rabu, 15 April 2026 - 15:44 WIB

Gubernur Bobby Dorong Perda Larangan Vape dan Panti Rehabilitasi Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:39 WIB

HUT ke-78 Sumut, Gubernur Sumut Sebut Kolaborasi Kunci Wujudkan Daerah Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 14 April 2026 - 18:35 WIB

Gubernur Bobby Tinjau Sempadan Sungai Sibuluan, Pastikan Rekonstruksi Tanggul dan Hunian Warga Dipercepat

Berita Terbaru

News

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:28 WIB