Rendahnya Akses Pendidikan Tinggi, BRI Danareksa Sekuritas Salurkan Beasiswa untuk Dukung Pemerataan Pendidikan di Indonesia

- Penulis

Jumat, 26 September 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyalurkan beasiswa lebih dari Rp100 juta kepada 12 mahasiswa PTN melalui program CSR BRIDS Peduli bersama Yayasan KSE. Bantuan berupa tunjangan Rp750 ribu per bulan ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sebagai komitmen BRIDS dalam mendukung akses pendidikan tinggi dan mencetak generasi berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Jakarta, 26 September
2025
PT BRI Danareksa
Sekuritas (BRIDS)
, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (IDX:
BBRI),
menyalurkan beasiswa senilai lebih dari Rp100 juta kepada 12
mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Program beasiswa
ini dijalankan melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) “CSR
BRIDS Peduli” bekerja sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE), dalam
bentuk tunjangan biaya hidup dan kebutuhan perkuliahan selama satu tahun
ajaran.

Program ini hadir sebagai
respon atas masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per akhir tahun 2024, Angka
Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi pada tahun 2024 hanya mencapai 32%.
Artinya, dari setiap 100 anak usia kuliah, hanya sekitar 32 orang yang dapat
melanjutkan ke perguruan tinggi. Padahal, Indonesia sendiri menempati peringkat
kedua sebagai negara dengan jumlah perguruan tinggi terbanyak di dunia per 15
Februari 2025. 

Melihat kondisi tersebut,
BRIDS menempatkan pendidikan sebagai salah satu pilar utama dalam komitmen
keberlanjutan Perusahaan. Fokus program ini diberikan kepada mahasiswa dari
keluarga kurang mampu sekaligus mereka yang terbukti memiliki prestasi akademik,
melalui bantuan dalam bentuk Partial Scholarship yaitu bantuan uang
kuliah atau biaya hidup senilai Rp750 ribu per bulan per mahasiswa.

Ketua Yayasan KSE, Adrian
Karim Januar
, menegaskan
kolaborasi dengan perusahaan seperti BRIDS sangat penting dalam memperluas
kesempatan pendidikan. “Dukungan perusahaan melalui TJSL berdampak besar dalam
mewujudkan pemerataan pendidikan. Ini bukan sekadar bantuan dana untuk
menunjang kebutuhan sehari – hari, tetapi juga bentuk kepercayaan dan dorongan
kepada mahasiswa agar mereka terus berprestasi dan menjadi agen perubahan di
masyarakat. Di tahun ini kami telah membantu hingga 2.150 mahasiswa dan kami
berharap jumlah tersebut dapat terus meningkat setiap tahunnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Gara - Gara Administrasi Tak Tuntas, Cekcok Sengit Antara Nasabah & Manager Marketing BSI Jalan S Parman Tak Terelakkan

Salah satu penerima
beasiswa asal Universitas Nusa Cendana Kupang NTT, Marcelita Da Costa Amaral
, turut menyampaikan apresiasinya. “Beasiswa
ini menjadi anugerah yang sangat berarti bagi saya dan keluarga. Sejak ayah
meninggal pada 2019, ibu harus membesarkan kami dengan hanya mengandalkan
pensiunan janda, sementara masih ada lima adik saya yang bersekolah. Dengan
bantuan ini, saya bisa melanjutkan kuliah tanpa terbebani biaya pendaftaran
maupun kebutuhan lainnya. Saya sangat bersyukur dan bertekad memanfaatkan
kesempatan ini sebaik-baiknya agar kelak bisa membanggakan keluarga sekaligus
memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Direktur Utama BRIDS,
Laksono Widodo
, menambahkan
bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan TJSL perusahaan yang
berorientasi pada keberlanjutan sejak tahun 2023. “Pendidikan adalah pondasi
masa depan bangsa. Melalui program ini, kami memastikan anak-anak Indonesia
mendapat akses pendidikan yang layak. Sejak 2023, BRIDS telah mendukung 37
mahasiswa melalui KSE. Lewat program TJSL di bidang pendidikan, kami berkomitmen
mencetak generasi berdaya saing global dan mendukung terwujudnya visi Indonesia
Emas 2045,” ujarnya.

Ke
depannya, BRIDS akan terus berkomitmen untuk menyediakan program CSR yang
berdampak dan berkelanjutan, khususnya pada aspek pendidikan yang inklusif dan
berkualitas yang berpedoman kepada salah satu tujuan utama Sustainable
Development Goals (SDGs)
, untuk terus memberikan manfaat dan dampak positif
kepada lebih banyak orang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia
Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu
BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat
Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan
Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu
Amburadulnya Tata Kelola SPPG di Sumut, Ka Regional Sumut Cuek, KPPG Medan : Optimalkan Tim Pemantau dan Pengawas MBG
KPK Dampingi Mentawai Benahi Tata Kelola demi Tingkatkan Kemandirian Fiskal Daerah
Pemko Medan Anggarkan Duit 10 M Untuk Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes Medan, LBH Medan : Walikota Permainkan & Lukai Hati Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:39 WIB

BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:54 WIB

Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu

Berita Terbaru