Strategi Laddering untuk Kelola Deposito Lebih Fleksibel

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak orang memilih deposito sebagai instrumen investasi karena sifatnya yang relatif aman dan memberikan imbal hasil tetap. Namun, ada satu tantangan klasik yang sering muncul. Sama seperti tabungan berjangka, dana yang ditempatkan di deposito akan “terkunci” hingga jangka waktu yang dipilih berakhir. 

Semakin panjang tenor, biasanya bunga yang ditawarkan lebih tinggi. Namun, konsekuensinya, kamu tidak bisa menggunakan dana tersebut sewaktu-waktu tanpa terkena penalti.

Untuk mengatasi dilema antara ingin bunga lebih tinggi tetapi tetap punya fleksibilitas, ada satu strategi yang cukup populer di kalangan investor yaitu strategi laddering.

Apa Itu Laddering?

Laddering atau strategi tangga, adalah teknik menempatkan dana deposito ke dalam beberapa tenor berbeda. Tujuannya agar dana bisa jatuh tempo secara bergantian dalam periode tertentu. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati bunga kompetitif tanpa harus khawatir seluruh dana terikat terlalu lama.

Ibaratnya, kamu sedang membuat “anak tangga” yang tersusun dari beberapa deposito dengan jangka waktu bervariasi. Setiap kali satu deposito jatuh tempo, kamu bisa memutuskan apakah ingin menggunakan uang tersebut atau memperpanjang ke deposito baru. Teknik ini juga termasuk cara menabung deposito jangka pendek karena kamu menempatkan dana di deposito tenor pendek. 

Simulasi Sederhana

Katakanlah kamu punya dana Rp9 juta yang ingin ditempatkan di deposito. Jika seluruhnya masuk ke deposito 12 bulan, memang bunga yang diperoleh cukup maksimal. Tetapi masalahnya, dana tersebut baru bisa diakses setahun kemudian.

Nah, dengan teknik laddering, dana Rp9 juta tadi bisa dibagi seperti ini:

1. Rp3 juta di deposito 3 bulan

2. Rp3 juta di deposito 6 bulan

3. Rp3 juta di deposito 12 bulan

Hasilnya, setiap 3 bulan sekali, ada dana deposito yang jatuh tempo. Uang ini bisa kamu tarik jika butuh, atau kamu perpanjang kembali sesuai kebutuhan. Dengan begitu, dana tetap berputar, tetapi kamu juga tidak kehilangan fleksibilitas dalam mengelola keuangan.

Keuntungan Strategi Laddering

1. Fleksibilitas lebih tinggi

Daripada seluruh dana terkunci dalam tenor panjang, laddering memberi opsi untuk mengakses sebagian dana dalam interval tertentu. Cara menabung deposito jangka pendek hingga jangka panjang ini membantu mengantisipasi kebutuhan mendadak tanpa harus mencairkan seluruh deposito dan terkena penalti.

2. Potensi bunga lebih optimal

Karena sebagian dana tetap ditempatkan di tenor panjang, kamu masih bisa menikmati bunga lebih tinggi. Jadi, kamu tidak sepenuhnya mengorbankan imbal hasil hanya demi fleksibilitas.

3. Manajemen risiko lebih baik

Suku bunga deposito bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung kebijakan bank dan kondisi ekonomi. Dengan laddering, kamu bisa menyebar risiko suku bunga karena tidak semua dana ditempatkan dalam tenor yang sama. Saat ada perubahan bunga, kamu masih punya kesempatan menyesuaikan strategi pada deposito yang baru jatuh tempo.

Baca Juga:  KAI Logistik Perkuat Komitmen Green Logistics, Menjadi Perusahaan Logistik Pertama di Indonesia Terapkan ISO 14083

Studi Kasus 

Bayu, seorang pekerja kantoran berusia 28 tahun, memiliki dana Rp30 juta yang ingin ditempatkan di deposito. Ia khawatir jika menaruh semuanya di tenor 12 bulan, karena bisa saja ia membutuhkan dana untuk renovasi rumah di tengah jalan.

Akhirnya, Bayu membagi dananya menjadi tiga:

– Rp10 juta di deposito 3 bulan

– Rp10 juta di deposito 6 bulan

– Rp10 juta di deposito 12 bulan

Hasilnya, Bayu tetap memperoleh bunga kompetitif dari deposito tenor panjang, namun juga memiliki akses dana setiap beberapa bulan. Bahkan, saat bunga deposito naik di bulan ke-6, ia bisa memperpanjang deposito 3 bulannya dengan bunga yang lebih tinggi.

Strategi laddering bisa jadi solusi cerdas bagi kamu yang ingin berinvestasi di deposito tanpa kehilangan fleksibilitas. Dengan membagi dana ke dalam beberapa tenor, kamu tetap bisa menikmati bunga yang kompetitif sekaligus menjaga likuiditas.

Teknik ini cocok untuk siapa saja yang ingin disiplin menabung, mengelola risiko suku bunga, atau sekadar memastikan dana tetap berputar tanpa harus merasa “terkunci”. Laddering bukan sekadar strategi finansial, tetapi juga cara menjaga keseimbangan antara keamanan, keuntungan, dan kenyamanan dalam mengatur keuangan pribadi.

Kamu bisa menggunakan teknik laddering untuk deposito ini di neobank dari Bank Neo Commerce. Produk-produk deposito yang bisa kamu coba adalah Deposito WOW dengan berbagai pilihan tenor mulai dari 1 hingga 12 bulan. Nikmati keuntungan deposito dari bunga yang kompetitif. Ditambah, kamu bisa mulai membuka Deposito WOW dengan nominal kecil yaitu Rp100 ribu di neobank, yang sudah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai cara investasi deposito aman.

Download neobank di PlayStore atau App Store dan buka Deposito WOW. Dapatkan kemudahan cara investasi deposito aman melalui Deposito WOW di neobank!

Kunjungi link Deposito WOW untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan terbaru mengenai Deposito WOW, 

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia
Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu
BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat
Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan
Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu
Amburadulnya Tata Kelola SPPG di Sumut, Ka Regional Sumut Cuek, KPPG Medan : Optimalkan Tim Pemantau dan Pengawas MBG
KPK Dampingi Mentawai Benahi Tata Kelola demi Tingkatkan Kemandirian Fiskal Daerah
Pemko Medan Anggarkan Duit 10 M Untuk Rehab Gedung Satreskrim Polrestabes Medan, LBH Medan : Walikota Permainkan & Lukai Hati Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Walikota Kukuhkan Paskibraka Kota Medan, 48 Putra-Putri Terpilih Siap Kibarkan Sang Merah Putih di HUT ke- 81 Republik Indonesia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Diduga Langgar Kode Etik, 2 Oknum Polisi Polres Deli Serdang Dilapor ke Propam Poldasu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:39 WIB

BPK RI Temukan Dugaan Penyimpangan Rp.130.094.900,00 Pembayaran Upah Lembur di Dinas SDABMBK Deli Serdang, Diduga Tidak Ada Tindakan Terhadap Pihak Terlibat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:54 WIB

Wali Kota Medan : Jadikan PUD Pasar Mesin Pencetak Keuntungan

Senin, 29 Juni 2026 - 20:01 WIB

Anggota DPRD Sumut Lapor Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoax ke Poldasu

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang 30 Bus Listrik Disiapkan

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:40 WIB