Akademisi UINSU : Ucapan Bobby Soal Pelat BL Dipelintir, Faktanya Demi PAD dan Jalan

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.id – Polemik pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terkait kendaraan berpelat BL asal Aceh akhirnya mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Muhammadiyah Sumut Bidang Lembaga Kebijakan Publik, Hasrat Efendi Samosir.

Ia menegaskan, ucapan Gubernur Sumut telah disalahpahami dan bahkan dipelintir sehingga memicu polemik di ruang publik.
Menurut Hasrat, pernyataan Bobby muncul secara spontan ketika meninjau jalan amblas di Kabupaten Langkat.
Saat itu, melintas sebuah truk bertonase besar dengan pelat BL.
“Pak Gubernur hanya menanyakan, kok masih BL? Kalau perusahaan itu beroperasi di Sumut, sebaiknya pelatnya dimutasi ke BK atau BB. Dengan begitu, pajak kendaraannya masuk ke kas daerah Sumut sebagai PAD, bukan ke provinsi lain,” jelas Hasrat, Selasa (30/9/2025).
Hasrat menekankan, konteks ucapan tersebut bukanlah larangan kendaraan Aceh masuk ke Sumut, melainkan penertiban perusahaan yang beroperasi di daerah ini.
Hal tersebut, kata dia, wajar dilakukan karena tonase besar kendaraan kerap mempercepat kerusakan jalan, sementara keuntungan perusahaan dibawa ke luar daerah.
“Tidak ada pernyataan gubernur yang melarang kendaraan Aceh melintas. Kendaraan luar daerah tetap bisa lewat, hanya yang beroperasi secara rutin di Sumut sebaiknya dimutasi agar pajaknya masuk ke sini,” tegasnya.
Ia juga menilai, isu ini sengaja dipelintir untuk mendiskreditkan Gubernur. Bahkan, beberapa video lama kembali diputar dan diperbanyak di media sosial sehingga memicu salah paham.
“Saya melihat ada framing dan distorsi informasi. Padahal, di provinsi lain seperti Riau, juga ada aturan serupa. Truk-truk perusahaan yang beroperasi di sana diwajibkan mutasi kendaraan agar pajaknya masuk ke Riau. Jadi, bukan hanya Sumut,” terang Hasrat yang juga Dosen Pascasarjana Komunikasi Penyiaran Islam FDK UIN Sumut.
Hasrat berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh framing yang menyesatkan.
“Ini langkah yang tepat dari gubernur untuk menertibkan perusahaan. Jalan kita jangan cepat rusak karena tonase berat, sementara keuntungan besar justru lari ke luar daerah. Mari objektif dan membaca informasi secara utuh,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis berita : rel

Editor : redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Apresiasi Masyarakat Taat Pajak, Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026
Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo
Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?
PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo
Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global
India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi
Ramai Video Susu Impor China di Menu MBG, Berikut Fakta Produknya
Viral Dianggap “Susu MBG”, Ini Komposisi dan Kandungan OPao yang Perlu Diketahui

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:32 WIB

Apresiasi Masyarakat Taat Pajak, Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:14 WIB

Rà Hospitality Perkenalkan Rà Signature Komodo Labuan Bajo, Destinasi Tropical Elegant Stay Terbaru di Jantung Labuan Bajo

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:21 WIB

Dolar Menguat, Perlukah Memikirkan Ulang Rencana Traveling ke Luar Negeri?

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:39 WIB

Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIB

India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi

Berita Terbaru