Kadis di Pemprovsu Ada Yang Mundur, Pengamat: Tak Sanggup Ikut Ritme Cepat Gubsu

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.id- Percepatan pembangunan di Sumatera Utara era Gubsu Bobby Nasution membuat pelayanan publik harus maksimal. Tak ayal, hal itu berdampak pada mundurnya beberapa Kepala OPD yang dianggap tak mampu mengikuti ritme kinerja pemerintahan saat ini.

Hal itu dikatakan Akademisi UIN Sumut Dr Fakhrur Rozi M.Ikom, Kamis (23/10/2205) di Medan. Dia menilai mundurnya Kepala OPD merupakan hal biasa dalam pemerintahan. Terlebih bila ada kepemimpinan baru dalam sebuah lembaga pemerintahan.

“Itu sebenarnya hal normal. Hanya saja karena pejabat yang mundur itu merupakan pejabat lama dari gubernur sebelumnya, publik mengait-ngaitkannya ke persoalan politik,” kata Fakhrur Rozi.

Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sumut itu menguraikan ada sejumlah hal yang menjadi alasan mundurnya seorang pejabat eselon II. Pertama, ketidakmampuan bekerja cepat mengikuti ritme Gubernur yang menginginkan percepatan pembangunan di Sumut.

“Artinya tidak mampu menjalankan ritme pemerintahan Gubernur saat ini yang super kerja keras. Apalagi Gubernurnya masih tergolong muda yang memang cara kerjanya terbiasa cepat dan tepat serta kolaboratif,” ujar Fakhrur Rozi.

Alasan kedua, sambung Fakhrur Rozi, bahwa persoalan adaptasi dengan perkembangan era digital. “Nah ini memang yang tidak semua eselon bisa sama,” ujar Fakhrur Rozi.

Namun, sambung pria yang karib disapa Rozi itu, peristiwa mundurnya pejabat eselon II Pemprovsu menjadi tantangan bagi Gubsu Bobby Nasution. Bahwa ini menjadi momentum bagi Pemprovsu untuk segera mengisi kekosongan kursi Kepala OPD dengan pejabat yang bisa selaras dengan visi-misi Gubsu.

Baca Juga:  PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 27 Perjalanan KA Selama Periode Libur Panjang Hari Buruh Internasional

“Mengisi dengan seorang kepala OPD yang tidak hanya bekerja di balik meja. Tapi juga mampu mengejawantahkan visi misi Gubsu dengan visi misi pemerintahan Presiden Prabowo yang selaras dengan tuntutan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” tegas Fakhrur Rozi.

Terpisah, politisi Partai Golkar Zulchairi Pahlawan juga turut angkat bicara terkait mundurnya beberapa eselon II Pemprovsu tersebut. Dia menilai peristiwa itu merupakan sebuah keniscayaan.

“Ini sebuah keniscayaan bahwa meritokrasi itu terbentuk bukan sekonyong-konyong atau datang tiba-tiba. Yang tak bisa bekerja dan berkolaborasi dengan semua stakeholder, akan tergiling oleh meritokrasi itu sendiri dan akhirnya menyatakan mundur,” ujar Zulchairi Pahlawan SH.

Zulchairi yang juga praktisi hukum itu meminta kepada Gubernur Sumut untuk tetap fokus kepada kinerja dan perwujudan visi-misinya.

“Bang Bobby tetap fokus saja pada visi misinya. Masyarakat Sumut butuh pemimpin yang mampu mengubah masalah menjadi nilai tambah untuk membangun Sumatera Utara. Dan kami menilai Bang Bobby seorang visioner yang terbuka dengan semua masukan,” ujar Zul sapaan akrabnya.

Di sisi lain, Zulchairi menuturkan bahwa dukungan politik dari parpol pengusung Bobby-Surya di Pilgubsu lalu sangatlah penting untuk membantu kinerja Pemprovsu saat ini.

“Tanpa dukungan politik di parlemen, tentu pembangunan dan kesejahteraan di Sumut akan sulit tercapai. Maka kolaborasi adalah kunci mewujudkan Sumut yang berkah dan berkemajuan,” tukas Zulchairi.

Penulis :rel

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital
Lagi Cari AI Agent untuk CS Bisnis? Coba Ikut Demo Online Barantum
Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026
International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global
Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan
Oxygen.id Sapa Cirebon Lewat Talkxygen, Bahas Solusi Digital untuk Bisnis
Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873
Kemudahan Top Up Arena of Valor untuk Mendukung Pengalaman Bermain yang Lebih Praktis

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:48 WIB

Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:47 WIB

Lagi Cari AI Agent untuk CS Bisnis? Coba Ikut Demo Online Barantum

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:13 WIB

Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:05 WIB

International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:24 WIB

Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

Berita Terbaru