Kantin Dukcapil Deli Serdang Dibobol Maling, Pengelola Alami Kerugian Belasan Juta

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Postsumatera.id Deli Serdang – Kantin Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deli Serdang dibobol maling. Aksi pencurian ini membuat pengelola kantin, Fatmiyati, terkejut setelah mendapati barang dagangan serta perabot kantinnya raib digondol pelaku.

Menurut pengakuannya, saat tiba di lokasi, Minggu ( 07/09/2025 ), pintu kantin sudah dalam kondisi rusak dan isi kantin porak-poranda.

“Saya benar-benar kaget, seakan tidak percaya ketika melihat pintu sudah rusak dan isi kantin kosong melompong, hanya menyisakan steling makanan. Semua barang dagangan saya, mulai kursi, meja, hingga perlengkapan makan, hilang. Padahal di kantor ini ada petugas jaga empat orang. Bagaimana bisa maling bebas masuk seperti ini?,” ungkap Fatmiyati dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, bukan hanya kehilangan barang dagangan, peristiwa ini juga meninggalkan trauma dan kerugian besar.

“Saya mencari nafkah dari kantin ini. Setiap hari saya berjualan untuk kebutuhan hidup. Sekarang semuanya hilang begitu saja. Bahkan teratak besi yang saya pasang di depan kantin untuk tempat pelanggan berteduh pun ikut dibawa. Kalau ditotal, kerugian saya bisa mencapai belasan juta rupiah. Saya benar-benar terpukul,” katanya.

Baca Juga:  Bertemu Serikat Buruh, Gubsu Bahas Lanjutan Kenaikan Upah dan Rumah Subsidi

Fatmiyati menegaskan dirinya akan memperjuangkan kasus ini sampai tuntas.

“Ini bentuk kezoliman. Saya akan menempuh jalur hukum agar pelaku segera ditangkap. Saya berharap aparat kepolisian serius menangani kasus ini, karena kalau dibiarkan bisa saja kejadian serupa terulang. Saya tidak mau ada korban lain setelah saya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pengelola kantin belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Kasus ini pun memicu sorotan publik soal lemahnya pengawasan petugas jaga malam di lingkungan kantor pemerintahan, yang seharusnya steril dan aman dari tindak kriminal.

Penulis : Nickson Sinaga
Editor   : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Reska Catering Siap Dukung Ajang Internasional KTT D-8 Tahun 2026
Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K
Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusif
KAI Daop 9 Jember Imbau Rencanakan Perjalanan Lebih Awal Sambut Momen Lebaran 2026
Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”
Datang ke INACRAFT 2026, Pengunjung Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 20 Persen
Gubernur Sumut Ajak HMI Terlibat Dalam Penerapan RJ
Sambut Tahun Baru Imlek, KAI Daop 6 Yogyakarta Hiasi Stasiun dengan Ornamen Imlek
Berita ini 322 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:38 WIB

Reska Catering Siap Dukung Ajang Internasional KTT D-8 Tahun 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:34 WIB

Dukung Keselamatan Kerja dan Operasional, Daop 9 Jember Selenggarakan Pelatihan P3K

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:40 WIB

Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusif

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:31 WIB

KAI Daop 9 Jember Imbau Rencanakan Perjalanan Lebih Awal Sambut Momen Lebaran 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:23 WIB

Dari Packaging Mewah hingga Undangan Digital, PEPA Hadirkan Solusi Event & Bisnis yang “Seamless”

Berita Terbaru