Post Sumatera                            Kejari Belawan Proses Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 16 Medan Diatas Rp.200 juta, Kepsek Reny Agustina Membantah, LP3 Minta Kadisdik Nonaktifkan

 

Kejari Belawan Proses Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 16 Medan Diatas Rp.200 juta, Kepsek Reny Agustina Membantah, LP3 Minta Kadisdik Nonaktifkan

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.id – Seksi Pidana Khusus Kejari Medan dalam proses hukum dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMAN 16 Medan kini menunggu hasil audit Auditor.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Belawan Daniel Setiawan Barus SH kepada media ini, Rabu (13/8/2025) mengaku, proses hukum penyidikan dugaan korupsi dana BOS SMAN 16 Medan nilai kerugiannya ditaksir mencapai lebih dari Rp. 200 jutaan.

“Kalau ekstimasi kerugian lebih dari Rp. 200 juta, tapi kami menunggu hasil penghitungan auditor di Kejati Sumut,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain SMAN 16 Medan, menurut Daniel Setiawan Barus SH, dana BOS di SMAN 19 Medan juga dalam perhitungan Auditur atas dugaan kerugiannya. “Sama seperti SMAN 16 Medan bang,” ujarnya.

Daniel tak merinci ada tidaknya tersangka yang telah ditetapkan atas dugaan korupsi dana milik negara di SMAN 16 Medan Jalan Kapten Rahmad Budin Kelurahan Terjun Medan Marelan itu.

Kepala SMAN 16 Medan membantah adanya proses hukum di Kejari Belawan ini. “Tidak benar pak. Silahkan ditanyakan kepada Pak I****** selaku Komite di sekolah kami yang juga dewan direksi dari P******,” balasnya via pesan WA nya, Rabu (13/8/2025).

Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan dari I****** selaku Komite Sekolah yang disebut Kepsek SMAN 16 Medan untuk ditanyakan media ini.

Baca Juga:  Berapa Persentase Self Reward Bulanan dan Apakah Sudah Cukup?

Khabar proses hukum atas Dana BOS SMAN 16 Medan ini mengejutkan banyak kalangan. Pengurus Lembaga Peduli dan Pemantau Pembangunan (LP3) misalnya.

Mereka mengaku terkejut dengan dugaan tipikor bidang pendidikan ini. Pengurus LP3 meminta Gubsu Bobby Nasution dan Kadisdik Sumut Alexander Sinulingga menonaktifkan terlebih dahula para ASN yang berpotensi terlibat guna konsentrasi dalam proses hukum.

“Sebaiknya Gubsu dan Kadisdik Sumut memerintahkan Inspektorat turun dan mengkaji siapa saja berpotensi terlibat dalam dugaan dana BOS di SMAN 16 Medan yang diperiksa Kejari Belawan. Non aktifkan dulu terduga guna konsentrasi proses hukum,” tegasnya salah satu Pengurus LP3, Kamis (14/8/2025).

Dia menuding kalau dugaan korupsi dana BOS di SMAN 16 Medan ini terbukti, tentu amat mencoreng nama baik dunia pendidikan dan mengganggu program Presiden Prabowo dan Gubsu Bobby Nasution hingga pelaku harus dihukum berat dan dipecat dari ASN.

Kejari Belawan juga dimintanya, segera menetapkan tersangka dan menahannya kalau sudah memili bukti yang cukup, sebagaimana proses hukum KPR Bank Sumut KCP Melati yang tersangka ditahan meski kerugian masih di audit.

Belum diperoleh keterangan dari Gubsu Bobby Nasution, Kadisdik Sumut, Kepala Inspektorat Sumut dan Kabid SMA Disdik Medan. Tak satupun pejabat di Pemprov Sumut ini menanggapi media ini saat dikonfirmasi, Kamis (14/8/2025).

 

Penulis berita : red/rel

Editor : rdaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Dorong Mobilitas Akhir Tahun, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Celebration Deals 12.12 Cuma Bayar 80%
Peresmian Satgas MBG DPP APJI
Akhirnya TPL Ditutup, Masyarakat Apresiasi Keberanian Gubsu
Polresta Deli Serdang Dinilai Gagal Tuntaskan Kasus Penembakan, Tiga Tersangka Dibebaskan
Berapa Persentase Self Reward Bulanan dan Apakah Sudah Cukup?
Harga Emas Turun Tipis di Tengah Spekulasi Kebijakan Hawkish The Fed
Menteri PU Dody Hanggodo Paparkan Arah Pembangunan Infrastruktur Nasional di Forum Investasi Indonesia-China
XRP Kembali Terkoreksi, di Tengah Debut ETF dan Lonjakan Investor Institusi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 20:06 WIB

Dorong Mobilitas Akhir Tahun, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Promo Celebration Deals 12.12 Cuma Bayar 80%

Senin, 15 Desember 2025 - 17:35 WIB

Peresmian Satgas MBG DPP APJI

Senin, 15 Desember 2025 - 17:27 WIB

Akhirnya TPL Ditutup, Masyarakat Apresiasi Keberanian Gubsu

Senin, 15 Desember 2025 - 16:38 WIB

Polresta Deli Serdang Dinilai Gagal Tuntaskan Kasus Penembakan, Tiga Tersangka Dibebaskan

Senin, 15 Desember 2025 - 15:03 WIB

Harga Emas Turun Tipis di Tengah Spekulasi Kebijakan Hawkish The Fed

Berita Terbaru

News

Peresmian Satgas MBG DPP APJI

Senin, 15 Des 2025 - 17:35 WIB

Sumatera Utara

Proyek Pekerjaan Siluman Rehab Kantor Desa Tanjung Gabus Kampung

Senin, 15 Des 2025 - 17:31 WIB