Pembangunan Jembatan Sungai Mo’awo Dimulai Tahun Ini, Bobby Nasution Ajak Warga Kawal Bersama

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GunungSitoli.PostSumatera.com – Pembangunan Jembatan Sungai Mo’awo di Kota Gunungsitoli dipastikan mulai dikerjakan tahun ini. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan lancar dan memberi manfaat bagi kepentingan publik.

Bobby Nasution meninjau langsung kondisi Jembatan Sungai Mo’awo di Jalan Yos Sudarso, Gamo, Kota Gunungsitoli, Rabu (15/7/2026). Pada kesempatan itu, ia juga berdialog dengan warga mengenai pembangunan jembatan serta berbagai kebutuhan nelayan. Turut mendampingi Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Di lokasi, Bobby melihat kerusakan parah pada lantai jembatan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas sekaligus membahayakan pengguna jalan. Ia juga meninjau bagian lain yang direncanakan masuk dalam pekerjaan pembangunan tahun ini.

Dalam dialog bersama warga, Bobby menerima sejumlah masukan, mulai dari kebutuhan fasilitas pendukung bagi nelayan, sarana tambat kapal, hingga pembangunan pemecah ombak. Namun, aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah percepatan pembangunan Jembatan Sungai Mo’awo yang menjadi penghubung utama Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Utara.

“Saya tahu ini kondisinya sudah memprihatinkan, makanya tahun ini segera kita kerjakan. Saya minta dukungan dari semuanya, agar ini berjalan lancar,” ujar Bobby Nasution.

Ia mengingatkan masyarakat agar bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, proyek tersebut sebenarnya direncanakan mulai tahun lalu, namun tertunda karena berbagai kendala.

“Banyak orang tidak percaya, tetapi saya sudah bertekad ingin membangun (Kepulauan) Nias. Kalau ada yang mencibir, mengejek, bagi saya tidak masalah. Karena kami hadir atas nama pemerintah, dan saya menjalankan tugas negara untuk hadir di sini. Kuncinya, jangan sampai dihalang-halangi,” kata Bobby Nasution.

Baca Juga:  Status Tanggap Darurat Bencana di Sumut Diperpnajang Hingga Sepekan Kedepan

Pernyataan itu disampaikan setelah beberapa warga mengungkapkan kekhawatiran bahwa pembangunan akan mengganggu usaha atau mata pencaharian mereka.

“Saya tidak berfikir untuk satu orang, tetapi ini kepentingan masyarakat luas. Jadi jangan karena oknum tertentu, urusan publik terhalang.

Jika ada yang belum selesai, kita bisa carikan solusi bersama. Saya juga tidak mau ada masyarakat yang ekonominya terganggu (hilang) akibat pembangunan. Tetapi memang ada dampaknya, dan kita bisa buatkan alternatif sementara selama pekerjaan berlangsung,” tegas Bobby Nasution.

Menanggapi usulan peningkatan fasilitas nelayan, Bobby meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera melakukan kajian bersama pemerintah daerah dan perwakilan nelayan. Kajian tersebut mencakup rencana pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI), dermaga perahu nelayan, bangunan pemecah ombak, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Saya minta Kepala Dinas terkait untuk membahas itu bersama (nelayan dan pemerintah setempat). Agar kita tahu mengukur datanya seperti apa, dan langkah apa yang bisa kita lakukan. Supaya kita juga tidak asal membangun, jadi harus tahu dulu ukurannya (datanya),” sebutnya.

Selain itu, Bobby juga mempertimbangkan pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kelautan dan Perikanan di Gunungsitoli. Keberadaan UPT tersebut dinilai penting untuk mempermudah pelayanan administrasi kapal nelayan di atas 5 GT, termasuk penerbitan rekomendasi guna memperoleh BBM solar bersubsidi di SPBU maupun SPBN.

Sementara itu, Kepala Desa Saewe, Martonlis Telaumbanua, mengapresiasi agenda berkantor Gubernur Bobby Nasution di Kepulauan Nias. Ia berharap kehadiran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mampu mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakat, selain pendidikan dan kesehatan.rel/klip

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Bobby Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
Gubsu Bangunkan Sekolah Baru untuk Siswa Nias Utara
Gubsu Bobby Prioritaskan Infrastruktur Nias Utara, Jalan Penggerak Ekonomi Mulai Dibenahi
Gubernur Sumut Siapkan RSUD dr. M. Thomsen Jadi Rumah Sakit Regional Kepulauan Nias
Gubsu Bobby Siapkan Rumah Singgah dan Biaya Transportasi untuk Bayi Penderita Suspek Leukemia Asal Nias Barat
Komisi D DPRDSU Ikut Gubsu Bobby Nasution Berkantor di Nias
Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
PRSU 2026 Ditutup Putaran Uang Capai Rp.50 M

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 03:17 WIB

Gubernur Bobby Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Gubsu Bangunkan Sekolah Baru untuk Siswa Nias Utara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 01:18 WIB

Gubsu Bobby Prioritaskan Infrastruktur Nias Utara, Jalan Penggerak Ekonomi Mulai Dibenahi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Gubernur Sumut Siapkan RSUD dr. M. Thomsen Jadi Rumah Sakit Regional Kepulauan Nias

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gubsu Bobby Siapkan Rumah Singgah dan Biaya Transportasi untuk Bayi Penderita Suspek Leukemia Asal Nias Barat

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubernur Bobby Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Sabtu, 8 Agu 2026 - 03:17 WIB

Sumatera Utara

Gubsu Bangunkan Sekolah Baru untuk Siswa Nias Utara

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:00 WIB