RH PTPN 1 Reg.1 Panen Perdana Tembakau Deli di Kebun Helvetia, Didik : Optimis Tembakau Deli Kembali Bangkit

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, PostSumatera.id – Region Head PTPN 1 Regional 1 Didik Prasetyo optimis kejayaan tembakau Deli bisa kembali bangkit dari keterpurukannya selama ini. Hal ini diungkapkan Didik usai melakukan panen perdana tembakau Deli di kebun Helvetia, Rabu pagi (30/04).

Panen perdana daun pasir di usia tanaman 42 hari secara serentak di areal 3,5 hektar sangat positif, karena hampir tidak ada tanaman yang mati. Sehingga hasil panen musim tahun 2025 diperkirakan akan menghasilkan daun tembakau yang cukup besar.
“Saya optimis setelah hari ini melihat secara langsung, apa yang kita tanam 42 hari yang lalu yang ternyata begitu baik hasilnya. Ini membuktikan jika semua proses dilakukan dengan benar maka akan menghasilkan panen yang luar biasa. Hari ini itu kita buktikan di sini,” ujar Didik Prasetyo.

Menurut Manejer tanaman tembakau Hendri Hutabarat, hasil panen perdana di areal 3,5 hektar ini akan langsung diangkut ke bangsal penjemuran dan akan dikeringkan selama 18 hari. Dari bangsal baru tembakau akan menjalani proses permentasi dan sortasi di gudang tembakau yang ad di Tandem.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat kondisi tanaman yang cukup baik saat ini, Hutabarat yakin target produksi 14 ton daun tembakau kering bisa dicapai tahun 2025 ini dari seluruh areal tanaman tembakau seluas 20 hektar. Kalkulasinya tiap hektar akan mampu menghasilkan sekitar 700 kilogram tembakau.

Region Head PTPN 1 Regional 1 mengakui, sudah ada buyer (pembeli) dari luar negeri yang tertarik dengan tembakau Deli. Namun pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk melakukan hilirisasi dengan mengolah sendiri tembakau Deli menjadi cerutu.**

Baca Juga:  Fumida Perkenalkan Layanan Jasa Anti Rayap dengan Garansi Hingga 5 Tahun

Medan, PostSumatera.id – Region Head PTPN 1 Regional 1 Didik Prasetyo optimis kejayaan tembakau Deli bisa kembali bangkit dari keterpurukannya selama ini. Hal ini diungkapkan Didik usai melakukan panen perdana tembakau Deli di kebun Helvetia, Rabu pagi (30/04).

Panen perdana daun pasir di usia tanaman 42 hari secara serentak di areal 3,5 hektar sangat positif, karena hampir tidak ada tanaman yang mati. Sehingga hasil panen musim tahun 2025 diperkirakan akan menghasilkan daun tembakau yang cukup besar.
“Saya optimis setelah hari ini melihat secara langsung, apa yang kita tanam 42 hari yang lalu yang ternyata begitu baik hasilnya. Ini membuktikan jika semua proses dilakukan dengan benar maka akan menghasilkan panen yang luar biasa. Hari ini itu kita buktikan di sini,” ujar Didik Prasetyo.

Menurut Manejer tanaman tembakau Hendri Hutabarat, hasil panen perdana di areal 3,5 hektar ini akan langsung diangkut ke bangsal penjemuran dan akan dikeringkan selama 18 hari. Dari bangsal baru tembakau akan menjalani proses permentasi dan sortasi di gudang tembakau yang ad di Tandem.

Melihat kondisi tanaman yang cukup baik saat ini, Hutabarat yakin target produksi 14 ton daun tembakau kering bisa dicapai tahun 2025 ini dari seluruh areal tanaman tembakau seluas 20 hektar. Kalkulasinya tiap hektar akan mampu menghasilkan sekitar 700 kilogram tembakau.

Region Head PTPN 1 Regional 1 mengakui, sudah ada buyer (pembeli) dari luar negeri yang tertarik dengan tembakau Deli. Namun pihaknya juga akan mempertimbangkan untuk melakukan hilirisasi dengan mengolah sendiri tembakau Deli menjadi cerutu.

 

Penulis berita: rel

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Solusi Cetak Gradien Tanpa Banding di Supplier X Banner
Didorong Sentimen Global, Harga Emas Siap Lanjutkan Kenaikan
Kinerja Tumbuh 27%, KAI Logistik Bidik Penambahan 70 Titik Layanan Ritel di 2026
Kinerja Pejabat Daerah Dituding Lambat, Ketegasan Bobby Jadi Solusi di Situasi Kritis
MyRepublic Indonesia: FTTH dan FWA Layanan Saling Melengkapi Guna Percepat Broadband Indonesia
Bisnis B2B Makin Butuh Agency Spesialis: Uraga Digital Agency Jawab Kebutuhan Pasar
BRI Region 6 Rampungkan Renovasi Lobi Drop Off Gedung
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 22 Persen di Triwulan I 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 10:33 WIB

Solusi Cetak Gradien Tanpa Banding di Supplier X Banner

Rabu, 15 April 2026 - 10:05 WIB

Didorong Sentimen Global, Harga Emas Siap Lanjutkan Kenaikan

Rabu, 15 April 2026 - 05:26 WIB

Kinerja Tumbuh 27%, KAI Logistik Bidik Penambahan 70 Titik Layanan Ritel di 2026

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

Kinerja Pejabat Daerah Dituding Lambat, Ketegasan Bobby Jadi Solusi di Situasi Kritis

Selasa, 14 April 2026 - 17:55 WIB

Bisnis B2B Makin Butuh Agency Spesialis: Uraga Digital Agency Jawab Kebutuhan Pasar

Berita Terbaru