Turut Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional, Gubernur Sumut Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat,PostSumatera.Id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Gubernur Bobby merupakan salah satu dari beberapa penerima tanda kehormatan dari Presiden pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan Presiden sebagai penghargaan atas jasanya terhadap peningkatan produksi padi atau beras, sehingga Sumatera Utara mengalami surplus di tahun 2025. Produksi padi Sumut tahun 2025 mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling (GKG) dan produksi jagung sebesar 1,2 juta ton. Hal tersebut turut berkontribusi pada capaian swasembada pangan nasional yang diumumkan Presiden.

Menurut Presiden, swasembada merupakan kemenangan penting Indonesia. Tidak ada bangsa yang merdeka jika pangan tidak tersedia untuk rakyat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau makan, pangan tergantung bangsa lain,” ujar Presiden.

Dikatakan Presiden, Covid-19 membuka mata dan merupakan sebuah peringatan bagi Bangsa Indonesia. Pada saat Covid-19 tidak ada negara yang mau menjual beras pada Indonesia.

Baca Juga:  DESA EKONOMI MAJU DAN SEJAHTERA Dorong Pertumbuhan Ekononomi Desa Mandiri Kab. Indramayu, Sandiaga Uno Adakan Pelatihan Hilirisasi Produk Mangga Menjadi Olahan Unik Bernilai Jual TInggi

“Dan ini sudah dibuktikan, begitu ada Covid, negara yang punya beras tidak mau jual ke kita, waktu covid, membuka mata, waktu covid, pandemi adalah peringatan bagi Bangsa Indonesia jangan mau, jangan lengah, jangan tergantung bangsa lain, apalagi untuk makan,” kata Presiden.

Negara Indonesia yang begitu makmur karena memiliki potensi yang melimpah seharusnya tidak bergantung dengan negara lain untuk urusan pangan. Indonesia dikaruniai oleh bumi yang luas, kaya dan tanah yang subur.

“Tidak masuk di akal saya bagaimana negara yang begini besar, negara yang diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, bumi yang luas, bumi yang kaya, tanah yang subur tetapi kita tergantung bangsa lain untuk pangan kita, kita impor, impor pangan, tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya,” ujar Presiden.

Penulis :rel

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Ini Pernyataan PSSI Sumut Soal Isu Akomodasi Pada Asean Boys Championship U 19
Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global
TIGGI BAND Rilis Single Reggae Terbaru, Hadir Membawa Nuansa Tropis Yang Santai
Gubernur Sumut Teken MoU PSEL dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah
Mendagri Apresiasi Sumut Bantu Hibah Rp260 Miliar Ke Aceh
Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
UMKM Go Global: Strategi Kirim Paket Ke Luar Negeri dengan Aman dan Terjangkau
Kajati Sumut Sampaikan Dukungan Pemulihan dan Rehabilitasi Sumut Pasca Bencana di Kunjungan Menteri PU RI di Kejati Sumut

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:08 WIB

Ini Pernyataan PSSI Sumut Soal Isu Akomodasi Pada Asean Boys Championship U 19

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:42 WIB

Optimisme di Tengah Kenaikan: Harga ATK Diprediksi Normal Seiring Meredanya Konflik Global

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:53 WIB

TIGGI BAND Rilis Single Reggae Terbaru, Hadir Membawa Nuansa Tropis Yang Santai

Senin, 11 Mei 2026 - 21:03 WIB

Gubernur Sumut Teken MoU PSEL dengan Danantara, Targetkan Medan Raya Bebas Sampah

Senin, 27 April 2026 - 18:04 WIB

Mendagri Apresiasi Sumut Bantu Hibah Rp260 Miliar Ke Aceh

Berita Terbaru