Walikota Medan Targetkan Pembangunan Medan Melejit Lewat Optimalisasi PBB, Agha Novrian : total SPPT yang diserahkan sebanyak 542.166 dengan Nilai Rp.972.045.127.089

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSunatera.Id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat roda pembangunan di Kota Medan. Hal ini dibuktikan saat dirinya menyerahkan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Buku Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) tahun 2026 di awal tahun, bertempat di Balai Kota Medan, Rabu (21/1/2026).

Langkah cepat ini diambil Rico Waas untuk memastikan ketersediaan anggaran pembangunan sejak dini. Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa pajak, khususnya PBB, adalah instrumen vital yang manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkelanjutan.

“Biasanya penyerahaan PBB dilakukan pada bulan Februari atau Maret. Tahun ini kita mulai sejak januari. Ini adalah semangat awal tahun untuk tancap gas. Semangat bersama untuk bekerja lebih baik,”kata Rico Waas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara tersebut Rico Waas juga mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan momentum terakhir penggunaan SPPT fisik secara masif.

​”Kita akan menuju E-SPPT di tahun depan. Ini adalah langkah kita untuk lebih profesional, transparan, dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya,” ujar Rico Waas di hadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra Siregar, Kaban Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, serta para Camat, dan Lurah se-Kota Medan.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Bapenda dan kewilayahan agar menjaga integritas. Sebab dirinya menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah kunci utama dalam kepatuhan pajak.
​”Enggannya masyarakat membayar pajak seringkali karena bertemu oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya minta Bapenda dan kewilayah harus bersih dari praktik oknum. Jika kita profesional, masyarakat pasti percaya dan sukarela membangun kotanya lewat pajak,” tegasnya.

Baca Juga:  Kendalikan Banjir Jabodetabek, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tanggul Ciliwung

Dengan dimulainya pendistribusian SPPT PBB lebih awal ini, Rico Waas optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dapat tercapai lebih maksimal, sehingga proyek-proyek strategis di Kota Medan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

“Saya juga mengapresiasi kinerja Bapenda kota Medan yang langsung tancap gas diawal tahun. Saya optimis PAD kita di tahun 2026 dapat tercapai maksimal,”harapnya optimis.

Sementara itu Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian dalam laporannya menyebutkan total SPPT yang diserahkan sebanyak 542.166 dengan total Rp.972.045.127.089.

Agha juga optimis capaian realisasi PBB tahun ini dapat tercapai,ini tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh terhadap kendala-kendala yang dihadapi pada tahun sebelumnya.

“Sebagai langkah perbaikan, Bapenda kini menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih ketat dalam pendistribusian SPPT kepada masyarakat,”jelas Agha.

​Salah satu fokus utama tahun ini, bilang Agha memastikan SPPT PBB sampai ke tangan wajib pajak dalam waktu maksimal tiga bulan.

​”Kami memperkuat SOP agar SPPT PBB ini tidak lagi memakan waktu berbulan-bulan untuk sampai ke masyarakat. Target kami, dalam tiga bulan semua sudah tersebar,” ujarnya.

Dalam acara ini, Wali Kota Medan Rico Waas juga turut menyerahkan hadiah kepada Kecamatan dan Kelurahan yang capaian realisasi penerimaan PBB tertinggi pada tahun 2025 serta launching logo Bapenda.

Penulis :rel

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:51 WIB

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:16 WIB

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Berita Terbaru