Warga Medan Utara Ingin Jadi Daerah Otonom

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.Id-Masyarakat dan Pemuda di Medan Utara terdiri dari Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Belawan dan Medan Labuhan mendesak Pemko Medan memaksimalkan pembangunan segala sektor di daerah itu.

Jika pemerintah pimpinan Rico Waas ini tak mampu, mereka meminta Pemerintah Pusat menjadikan wilayah itu Daerah Otonom Baru (DOB) atau dimekar dari Pemko Medan.

Desakan ini disampaikan masyarakat dari berbagai kalangan ini dalam Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Sumut H Syarufudin Siba SH Mhum, Senin (6/1/2026) di Kafe Lumbung Kuliner Jalan Marelan Raya Tanah Enam Ratus Medan Marelan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bendahara Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deli (IPMD) H Zulkifli Sunara memaparkan, ketimbangan pembangunan segala sektor di Medan Utara bukan hal baru karena telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu hingga desakan pembentukan Daerah Otonom Baru atau Medan Utara dimekarkan dari Pemko Medan telah diteriakkan sejak lama.

Terbaru, Tokoh Masyarakat Kecamatan Medan Marelan ini menjelaskan, fenomena korban banjir di Medan Utara yang sebagaian besar tak mendapatkan dukungan dari Pemko Medan baik sandang, papan dan dampak kerugian lainnya menjadi cerita sehari-hari yang mengiris hati.

“Sejak banjir November 2025 hingga saat ini, banyak cerita miris atas tak adanya sentuhan bantuan Pemko Medan pada korban terdampak banjir di daerah kami (Medan Marelan,red). Yang banyak terjadi, warga bantu warga. Jadi kalaulah Pemko Medan tak mampu, maka harapan kami pemerintah pusat dapat mengantensi agar Medan Utara menjadi Daerah Otonom Baru agar bisa menjadi daerah yang berjibaku mensejahterakan masyarakatnya,” tegas mantan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Medan Marelan ini yang juga penerima Anugerah Bintang Tanda Jasa Pengabdian 20 Tahun IPMD ini.

Senada, Sekretaris LPM Medan Marelan Andi Emsa mengindikasikan ketidakmampuan pemerintah kota Medan dalam memfasilitasi kesetaraan pembangunan di Medan Utara karena terlalu luasnya wilayah kerja Kota Medan yang terdiri dari 21 Kecamatan mulai dari Medan Tuntungan melingkar ke Medan Johor lalu Medan Amplas hingga ke Medan Belawan yang jelas amat menyita energi SKPD di Pemko Medan.

“Untuk meringankan kerja Pemko Medan dan upaya meningkat maksimalisasi pelayanan masyarakat, pembangunan, pengentasan pengangguran serta aspek lainnya, saya mendesak Pemerintah Pusat membuat Daerah Otonom Baru di 4 Kecamatan di Utara Medan dan kalau memungkinkan ditambah kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang yang berbatas dengan daerah ini,” saran Andi Emsa.

Baca Juga:  Menyiapkan Budget untuk Gadget Impian Seharga Puluhan Juta

Wisata Maritim

H Syarifudin Siba SH MHum dalam kesempatan itu mengapresiasi niat baik masyarakat yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan peningkatan pembangunan berbagai sektor. Sebagai tokoh yang telah menasional dengan berbagai gagasan, Putra kelahiran Sungai Baru Hamparan Perak ini juga telah menyampaikan berbagai masukan ke Pemko Medan dan Pemprov Sumut di setiap kepimpinan.

Dia mengaku, terbaru menggagas destinasi Wisata Maritim atau Wisata Bahari di pantai sepanjang Utara Medan hingga ke Timur Sumut meliputi Percut Sei Tuan, Medan Belawan, Medan Marelan, Hamparan Perak, Karang Gading hingga daerah pesisir yang menjanjikan aspek gemilang.

Bahkan sosok pengusaha dan aktivis diberbagai kelompok masyarakat ini menyatakan telah mendirikan Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (Badko PMPT) Sumatera Utara dan telah menyelesaikan kajian lengkap dalam rencana dalam di kawasan Pantai Timur seperti KSN Mebidang (Medan Binjai Deliserdang).

Hadir dalam kegiatan ini. Ketua Badan Kesejahteraan Masyarakat Adat Deli (BKMAD) Sumut Datok Sofyan Helmi, Tokoh Masyarakat Medan Utara Ahmad Sunara SP, Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Sumut Irfandi, Tokoh Pemuda Medan Belawan Hermanto Tarigan, Tokoh Pemuda Sumut OK Hatta dan Ketua MABMI Medan Marelan Jefri Ananta.

Dalam Silaturahmi itu disepakati, usulan dalam mengajukan Pemekaran Medan Utara akan dibahas detail dengan kajian akademisi secara lengkap dengan melibatkan semua pihak.

Penelurusan media ini, 4 Kecamatan di Utara Medan yakni Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan, Medan Deli dan 2 Kecamatan di Kabupaten Deli Serdang yakni Kecamatan Hamparan Perak dan Kecamatan Labuhan Deli berada jauh dari sentra pemerintah daerah Tingkat 2 masing masing.

Terlihat perbedaan atau ketimbangan pembangunan di berbagai sektor dibanding dengan Kecamatan yang dekat dengan Ibukota Kota dan Kabupaten daerah itu. Harapan masyarakat, semua langkah konkrit untuk mendorong kemajuan perekonomian masyarakat dan pembangunan infrastruktur dan sektor lain harus dilaksanakan pemerintah demi rakyatnya.

Penulis :rel

Editor :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan
Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train
IEF 2026: Inovasi Teknologi untuk Integrasi Jaringan Digital Nasional
Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?
Mall of Indonesia Hadirkan “Beyond the Bloom”, Perayaan Imlek 2026 Penuh Kehangatan
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI untuk Hadapi Gig Economy
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:56 WIB

CBAM UE 2026 Jadi Tantangan Struktural bagi Daya Saing Baja Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:51 WIB

BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pengamat: Mundurnya Dua Kadis di Pemprovsu Karena Ketidakmampuan Ikuti Ritme Kerja Pimpinan

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:16 WIB

Antusiasme Mudik Mulai Meningkat, KAI Daop 9 Jember Catat Puluhan Ribu Tiket Terjual dan Hadirkan Fitur Connecting Train

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Pasar Aset Bitcoin Tetap Kokoh, Mengapa Penurunan Pasar Dapat jadi Sinyal Positif bagi Investor?

Berita Terbaru