Jemput Keadilan, Besok Ribuan Korban Banjir Akan Gelar Aksi Demo di Kantor Bupati dan DPRD Langkat

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat,PostSumatera.Id –  Ribuan masyarakat korban banjir yang tersebar di Kec. Besitang dan Brandan Barat sudah mematangkan rencana akan melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Langkat dan Kantor Bupati Langkat di Stabat, Senin (20/4).

Ribuan masyarakat yang tergabung dalam “Panggilan Aksi Menjemput Keadilan” bergerak menuntut keadilan atas bantuan stimulan berupa jaminan hidup, isi hunian dan stimulan ekonomi dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial yang hingga kini belum mereka terima sepeser pun.

Aksi ini sebagai tindak lanjut aksi demonstrasi sebelumnya ke kantor camat Besitang. Warga kecewa karena sebagian korban terdampak bencana telah menerima bantuan stimulan dari Kemensos, sementara mereka hingga kini dipaksa menunggu dalam ketidakpastian.

“Kami akan terus berjuang menuntut keadilan, karena kami juga adalah korban dari peristiwa bencana,” kata Misnawati di sela pertemuan dengan para penyintas, Jumat (17/4) malam, untuk membicarakan persiapan rencana aksi.

Ia meminta pemerintah supaya berlaku adil terhadap warga korban bencana yang telah mengalami dampak kerugian material cukup besar. Mereka protes karena Bansos yang disalurkan kepada menyintas tidak merata.

Menyinggung berapa massa yang akan turun berpartisipasi melakukan aksi demonstrasi, ia menyatakan, jumlahnya kurang lebih 2.300 orang. “Kami turun akan menyampaikan aspirasi kami secara damai,” kata Mistiwati.

Namun begitu, jika aspirasi yang disampaikan tidak mendapatkan jawaban yang konkrit, kata dia, maka warga berencana akan bertahan dan menginap sampai tuntutan akan rasa keadilan benar-benar diwujudkan pemerintah.

Sementara, Andika, seorang tokoh agama yang hadir dalam pertemuan tersebut kepada wartawan menegaskan, dalam aksi demo nantinya mereka akan menyampaikan petisi kepada Bupati Langkat dan DPRD Langkat.

Baca Juga:  Pemprovsu Turun Langsung Tangani Hama Lalat Buah Yang Hantui Petani Jeruk di Sumut

“Kami meminta Bupati Langkat lebih pro aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat (Kemensos RI) dalam menangani bantuan stimulan korban banjir dan kami juga minta DPRD Langkat melakukan fungsi pengawasan dalam penyaluran bantuan,” ujarnya.

Sejumlah warga lainnya menyampaikan rasa kecewa mereka terhadap Bupati Langkat yang dianggap tidak optimal memperjuangkan hak rakyatnya. “Kalau Bupati Aceh Tamiang terus aktif memperjuangkan hak-hak rakyatnya, beda dengan bupati kami,” kata warga kesal.

Peristiwa bencana hidrometerologi sudah memasuki empat bulan berlalu, tapi masalah pendataan bagi korban hingga kini belum juga tuntas. Bahkan Camat Besitang, Restra Yudha, pada aksi demo baru-baru ini menyatakan akan dilakukan pendataan ulang.

Pendataan ulang terhadap rumah yang rusak tentu berpotensi menimbulkan persoalan baru, sebab peristiwa bencana sudah empat bulan berlalu sehingga fakta kerusakan fisik tidak mungkin dapat ditemukan lagi, sebab warga sudah memperbaiki kerusakan rumah mereka.

Warga menilai, pendataan ulang yang sedang dilakukan membuktikan proses pendataan pasca bencana tidak tuntas. “Ironis sudah empat bulan peristiwa bencana berlalu, tapi urusan data hingga kini belum juga clear,” ujar warga.

Saat ini, pihak kelurahan menyebar formulir kepada masyarakat untuk diisi sendiri tentang kondisi kerusakan rumah mereka. Hal ini sebuah ironi, sebab tugas pendataan dan termasuk menentukan kriteria rusak ringan, sedang dan berat, bukan urusan warga, melainkan kewenangan dari pemerintah.

Bupati Langkat Syah Afandin, dikonfirmasi wartawan belum menjawab konfirmasi sampai berita ini ditayangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA
Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik
Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut
Wakajati Sumut Hadir Sebagai Penguji Seminar BPSDM Sumut Bahas Program PKN Tingkat II
Dewan Pakar GNPP Sumut : Ali Amran Tanjung Layak Jadi Menteri Agama RI
Mangkir Saat Dipanggil, Kejati Sumut Jadwalkan Panggilan Kedua Akuang

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Selasa, 29 September 2026 - 16:45 WIB

Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA

Jumat, 25 September 2026 - 18:06 WIB

Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Jumat, 25 September 2026 - 14:07 WIB

Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik

Jumat, 25 September 2026 - 13:53 WIB

Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Gubsu Bahas Percepatan Rumah Subsidi Bersama DPR dan Pengembang

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:37 WIB