Kinerja Pejabat Daerah Dituding Lambat, Ketegasan Bobby Jadi Solusi di Situasi Kritis

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,PostSumatera.Id – Sikap tegas Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat meninjau penanganan banjir di Tapanuli Tengah menuai perhatian publik.

Pengamat komunikasi publik, Fakhrur Rozi, menilai ketegasan tersebut wajar dalam situasi krisis untuk mendorong percepatan kerja birokrasi di lapangan.

“Dalam kebencanaan, kepala daerah dituntut memiliki sense of urgency. Ketegasan menjadi sinyal kuat agar aparatur memaksimalkan penanganan,” ujarnya di Medan, Selasa (14/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketegasan Bobby disebut dipicu oleh lambannya pendataan warga terdampak serta progres pembangunan tanggul di Kecamatan Tukka.

Teguran langsung kepada aparatur dinilai sebagai bentuk kontrol sekaligus dorongan percepatan kerja.

Menurut Rozi, secara psikologis, teguran di hadapan atasan langsung seperti bupati menjadi penegasan agar kinerja aparatur lebih maksimal.

“Tujuannya untuk mengingatkan dan memastikan kinerja berjalan optimal, bukan hal lain,” katanya.

Baca Juga:  Delegasi Magister Manajemen UNAIR Tingkatkan Kapasitas Riset di Summer School Polandia

Dari sisi dampak, langkah tegas dinilai mampu mempercepat respons birokrasi, memperkuat koordinasi, serta menunjukkan kepemimpinan yang responsif dalam kondisi darurat.
Namun di sisi lain, Rozi mengingatkan komunikasi yang terlalu emosional di ruang publik berpotensi menimbulkan dampak negatif, terutama di era digital.

“Jika terlalu emosional dan viral di media sosial, substansi pesan bisa hilang karena reaksi publik,” ujarnya.

Ia juga menilai lambannya penanganan bencana tidak selalu disebabkan faktor individu, melainkan dipengaruhi persoalan struktural seperti koordinasi lintas instansi, keterbatasan sumber daya, dan panjangnya rantai birokrasi.

Secara keseluruhan, ketegasan Bobby dinilai sebagai upaya mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan bencana di Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel postsumatera.id untuk update berita terbaru setiap hariFollow

Berita Terkait

Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi
Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan
Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan
Hari Pertama Libur Panjang, Dukuh Atas dan Harjamukti Jadi Stasiun Terpadat LRT Jabodebek
Jangan Panik, Ini Langkah Awal Saat Mata Kucing Mulai Bermasalah
Pengguna Jasa KA di Wilayah KAI Daop 2 Bandung Januari–April 2026 Tembus 1,7 Juta Pelanggan, Naik 9,42 Persen
KAI Logistik Luncurkan 2 Rangkaian KA Kontainer Baru

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:55 WIB

Kisruh Rico Waas ke Luar Negeri, Agus Suryadi : Harus Jadi Pelajaran Untuk Fokus Pada Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:21 WIB

SUCOFINDO Dorong Ekosistem Energi Terbarukan Lewat Layanan TIC Terintegrasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:10 WIB

Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:31 WIB

Antisipasi Arus Masuk ke Jabotabek Meningkat Usai Libur Panjang, Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:16 WIB

Hari Pertama Libur Panjang, Dukuh Atas dan Harjamukti Jadi Stasiun Terpadat LRT Jabodebek

Berita Terbaru