Pemprovsu Turun Langsung Tangani Hama Lalat Buah Yang Hantui Petani Jeruk di Sumut

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,TopJurnal.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan turun langsung menangani hama lalat buah yang menghantui petani jeruk Sumut. Ini bertujuan untuk mengembalikan kejayaan Jeruk Karo, yang pernah menjadi primadona di Indonesia.

Hama lalat buah yang mengganggu petani Jeruk Karo mulai meresahkan sejak tahun 2014, membuat harga komoditas ini turun drastis. Selain harga, produksi jeruk di Karo juga mengalami depresiasi sekitar 40-50%, sehingga petani enggan menanam jeruk.

“Langkah pertama kita akan intervensi serangan lalat buah, tetapi tentu kita akan mendata, menyusun teknis penanggulangannya yang paling tepat dan sosialisasi kepada masyarakat, karena ini harus dilakukan serentak, bersama-sama,” kata Gubernur Sumut Bobby Nasution, saat memimpin Rakor Produksi dan Hilirisasi Komoditas Jeruk di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (21/5).

Baca Juga:  Terungkap: 7 Mitos Pengiriman Luar Negeri yang Bikin Rugi (Nomor 4 Paling Sering Terjadi)

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, sampai saat ini 87,1% lahan pertanian jeruk terkena serangan lalat buah. Ini membuat petani-petani jeruk semakin enggan untuk kembali menanam jeruk.

Pakar Kultur Jaringan, Prof Luthfi Aziz Mahmud Siregar mengatakan, selain teknologi, salah satu yang terpenting dalam penanganan hama ini adalah kesadaran petani. Sehingga dibutuhkan pendampingan kepada petani agar mengelola tanaman jeruknya secara profesional.

Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan, pihaknya sangat bersyukur adanya perhatian pemerintah pusat dan Pemprov Sumut menangani hama jeruk. Menurutnya, mengembalikan kejayaan Jeruk Karo adalah mimpi masyarakatnya, yang sampai saat ini belum terwujud.

Penulis : rel

Editor : Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jangan Terburu-buru Menghakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital
Lagi Cari AI Agent untuk CS Bisnis? Coba Ikut Demo Online Barantum
Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026
International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global
Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan
Oxygen.id Sapa Cirebon Lewat Talkxygen, Bahas Solusi Digital untuk Bisnis
Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jangan Terburu-buru Menghakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:48 WIB

Saat Bisnis Bali Terus Berkembang, Oxygen.id Hadir dengan Solusi Digital

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:47 WIB

Lagi Cari AI Agent untuk CS Bisnis? Coba Ikut Demo Online Barantum

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:13 WIB

Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:05 WIB

International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global

Berita Terbaru