May Day 2025, Inilah Nasib Buruh di Medan, Ijazah Ditahan dan Gaji Tak Dibayar, Bos Toko GMT Medan akan Dilaporkan, Disnaker Medan akan Tinjau Perusahaan

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, PostSumatera.id – Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2025 ini menjadi pil pahit bagi Mutiara Febrina Dewi. Eks pekerja Toko GMT Jalan Sutrisno 167 D Medan ini mengalami sisi hitam menjadi pekerja di distributor raksasa Sparepart Handpone skala Nasional ini.

Mutiara Febrina Dewi mengaku, sejak bekerja di Toko GMT di Jalan Sutrisno 167 D Medan lalu dipindah ke Jalan Sekip Medan dan terakhir di Komplek MMTC Blok F No. 41 Percut Sei Tuan Deliserdang sejak Juli 2023 lalu, Ijazahnya ditahan manajemen.

Lalu dia mengaku, atas laporan Bos GMT Budianto ke Polrestabes Medan atas kejaidan dugaan penggelapan pada Oktober 2024 lalu, gajinya hingga kini tak dibayar dan status kerjanya tak jelas.

“Waktu masuk kerja di Toko GMT Jalan Sutrisno Medan, saya diminta menyerahkan Ijazah SMA asli milik saya. Hingga kini ijazah saya tak dikembalikan. Gaji Bulan Oktober 2024 hingga kini tak dibayar manajemen,” ungkapnya, Kamis (1/5/2025).

Dia mengaku di Hari Buruh Sedunia 2025 ini apes akibat dugaan arogansi Bos Toko GMT bertubi tubi dialaminya sebagai pekerja yang seharusnya mendapat perlindungan hukum dari negara.

Atas masalah yang dialaminya, Mutiara Febrina Dewi akan melapor ke Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut dan Kepala UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Sumut I guna dibantu penyelesaian masalah yang dialaminya.

Kepada media ini, Mutiara Febrina Dewi mengirikan file laporannya yang akan disampaikannya ke Pejabat yang menangangi ketenagakerjaan di Sumut ini. “Laporan nya akan segera saya sampaikan,” ujarnya.

Wanita ini mengaku, bekerja di Toko GMT Jalan Sutrisno Medan sejak tanggal 5 Februari 2023, lalu pada Oktober 2024 lalu dia diperiksa atas dugaan penggelapan. Namun statusnya saksi.

Masalah tudingan oleh Bos Toko GMT sudah dilaporkannnya balik ke Kapolda Sumut pada 8 April 2025 lalu. Tapi hingga kini ijazahnya masih ditahan manajemen Toko GMT dan gajinya tak dibayar serta sejak bekerja Mutiara menerima upah di bawah Upah Minimum Kota (UMK) Medan.

Baca Juga:  Dua Pelajar Asal Medan & Deliserdang Wakili Sumut di Paskibraka Nasional

DISNAKER MEDAN AKAN CEK
Menanggapi adanya penahanan Ijazah milik pekerja yang memang sedang hangat-hangatnya dipermasalahkan negera mulai dari Surabaya hingga ke Pekanbaru, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Medan Ilyan Chandra Simbolon merespon cepat.

Kepada media ini, Kamis (1/5/2025) Pejabat ketenagakerjaan di Pemko Medan ini berjanji akan segera mengecek masalah yang dihadapi pekerja atau eks pekerja dengan meninjau lokasi perusahaan Toko GMT di Jalan Sutrisno 167 D Medan.
Dia menegaskan, kejadian penahanan Ijazah dan tak dibayar gaji pekerja di wilayah kerja Disnaker Medan akan segera ditinjau mereka besok hari (Jumat 2/5/2025,red).

“Siap bg..perusahaan yg di medan akan kami tinjau besok, tq info nya bang,” respon Ilyan Chandra Simbolon.

TUNGGU LAPORAN
Terpisah, Kadis Ketenagakerjaan Sumut Ismael P Sinaga dan Kepala UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Sumut I Sevline Tambunan kompak menunggu laporan pekerja Toko GMT ke instansi yang mereka pimpin.

“Waalaikumsalam..ditunggu laporannya ya,” jawab singkat Kadisnaker Sumut Ismael P Sinaga, Kamis (1/5/2025) via pesan Whats Appnya.

“Mlm bg. Iya dtg saja ke ktr UPT jl willem iskandar utk buat pengaduan tertulis pekekerja yg bersangkutan ya. Tks,” jawab Sevline Tambunan Kepala UPT PK Sumut I menjawab media ini, Kamis (1/5/2025) via pesan Whats Appnya.

BUNGKAM
Manajemen raksasa distributor dan ritel Sparepart Handpone berlogo GMT agaknya memilih bungkam. Tak satupun manajemen perusahaan raksasa ini menjawab konfirmasi media ini.

Bos GMT Budianto, Personalia Lilis Lucia dan Supervisor Gilbert tak satupun merespon konfirmasi yang disampaikan awak media ke laman Whats App mereka, , Kamis (1/5/2025).

Penulis berita : rel/redaksi

Editor: redaksi

–

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bobby Nasution : Gerindra Adalah Rumah Yang Tepat Mencapai Cita-Cita Bangsa Indonesia
Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang
Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA
Tutup PKN Tingkat II Angkatan XII, Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas
Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten
Sukses Menggelar Lelang Aset Serentak Tahun 2026, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Raih Prestasi Sebagai Peringkat Ke-2 Kejaksaan Tinggi Terbaik
Wakili Kajati Sumut, Koordinator Pidsus Hadiri Pelantikan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan BPKP Sumut
Wakajati Sumut Hadir Sebagai Penguji Seminar BPSDM Sumut Bahas Program PKN Tingkat II

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Bobby Nasution : Gerindra Adalah Rumah Yang Tepat Mencapai Cita-Cita Bangsa Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Pihak Yayasan Methodist Kasih Immanuel Indonesia dan Kepala SMA Methodist Tanjung Morawa Mangkir Panggilan Mediasi Disnaker Deli Serdang

Selasa, 29 September 2026 - 16:45 WIB

Bantu ASN Hingga Pensiunan Bayar Pajak Kendaraan Tepat Waktu, Bapenda dan Bank Sumut Hadirkan Program KMG MERDEKA

Jumat, 25 September 2026 - 20:58 WIB

Tutup PKN Tingkat II Angkatan XII, Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas

Jumat, 25 September 2026 - 18:06 WIB

Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Gubernur Bobby Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:03 WIB